HeadlinePoleksosbud

Dewan PKB, Dorong Kabupaten Bandung Miliki Lahan TPPAS

KAB. BANDUNG, TRIMEKAR – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Asep Syamsudin S.Ag mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung untuk segera memiliki tanah untuk pembuangan sampah.

Pasalnya, ia menilai bahwa puluhan ton sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bandung kalau tidak ada pembuangan akhir itu akan bermasalah.

Sedangkan rasio sampah di Kabupaten Bandung per harinya bisa menghasilkan sebanyak 1.440 ton.

“Dari data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, rasio sampah yang dihasilkan oleh 3,7 juta penduduk Kabupaten Bandung harus berbanding lurus dengan tempat pembuangan akhir,” ucapnya.

Rata-rata, sampah rumah tangga 0,5 kg. Sedangkan Dinas Lingkungan Hidup Kota/Kabupaten hanya mampu memberikan dan membuang 30 persen ke TPA Sarimukti, dan tipping fee-nya sebesar Rp 50 ribu.

“Bahkan setiap tahunnya Kabupaten Bandung harus mengeluarkan Rp 4-5 miliar untuk membayar tipping fee TPA Sarimukti,” ujarnya ketika ditemui di Madrasah Darussalam Cangkuang Kulon Kecamatan Dayeuhkolot, Minggi (1/12/2019).

Oleh karena itu, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini menilai urgensi bagi Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mengolah dan memiliki lahan tempat pengelolaan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS).

Pada sisi lain, legislator asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini menilai tempat TPPAS Legok Nangka yang berada di kawasan Nagreg sampai saat ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 4 triliun, sisi lainnya itu belum optimal meskipun pemerintah pusat memberikan subsidi sebesar Rp 1,8 triliun.

“Saat ini, TPPS Legok Nangka yang berada di Nagreg belum ada investor yang siap dengan angggaran 2,2 triliun,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap bahwa Pemkab Bandung terus menerus melakukan edukasi sosial terkait pengelolaan sampah dimulai dari keluarga. (TM-15)***

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close