HeadlineSumedang

Bupati Dony : Jadi Balon Kades Harus Siap Lahir dan Batin

TRIMEKAR – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memberikan pengarahan pada acara persiapan tahapan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa terkait Pilkades secara serentak Gelombang Ketiga Tahun 2020, bertempat di kampus STIA Sebelas April Sumedang, Selasa (8/1).

Bupati memberikan apresiasi kepada para Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang telah mendaftarkan dirinya.

Menurut Bupati pendaftaran Balon Kades tersebut sebagai wujud partisipasi warga masyatakat Sumedang untuk ikut mengabdikan dirinya dalam memajukan dan mensejahterakan desanya masing-masing.

“Terima kasih atas kesiapannya untuk mengikuti seleksi Balon Kades ini. Menjadi Balon Kades memerlukan kesiapan lahir dan batin, tidak semua orang siap mengikuti kompetisi seperti ini. Tapi ibu dan bapa adalah orang-orang pilihan Allah yang telah siap mengikuti kompetisi ini” ungkapnya.

Bupati juga berpesan kepada penyelenggara seleksi Balon Kades yang dalam hal ini STIA Sebelas April Sumedang, agar melakukan seleksi secara objektif, jujur, dan konsisten terhadap kriteria yang telah ditentukan. Bupati meyakini STIA siap melaksanakan seleksi Balon Kades dengan sebaik-baiknya.

“Bagi para peserta seleksi laksanakan dengan sebaik-baiknya, curahkan tenaga dan pikiran untuk betul-betul bisa menghadapi seleksi dengan baik. Pada sebuah seleksi pasti ada yang lulus dan tidak, tapi sekali lagi saya memberikan apresiasi bahwa ibu dan bapa adalah orang-orang pilihan yang telah siap berkompetisi” ujarnya.

Bupati mengatakan kompetisi merupakan jalan menuju kemajuan, karena menurutnya tidak akan ada kemajuan tanpa berkompetisi, dan tidak ada perubahan tanpa ikut berkompetisi.

“Ibu dan bapa pada kompetisi ini akan menghasilkan yang menang dan yang sedang belajar. Oleh karena itu saya berharap sesuai dengan komitmen bersama untuk menyatakan kebulatan tekad akan mengawal Pilkades dengan aman, damai, dan kondusif, mengikuti setiap proses dengan baik serta siap menerima hasilnya. Saya harap komitmen ini bisa dipegang dengan sebaik-baiknya dan hasilnya bisa diterima oleh semua”

Bupati mengajak kepada semua peserta yang hadir untuk sama-sama meluruskan niat, bahwa mencalonkan kepala desa tiada lain adalah dalam rangka ibadah kepada Allah dan mengabdikan diri untuk memajukan dan mensejahterakan desa.

Selain itu, Bupati juga menghimbau kepada Balon Kades untuk menyempurnakan ikhtiar dan tawaqal akan hasil yang didapat.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Endah Suryaman selaku ketua panitia mengatakan tahapan pencalonan pada kegiatan pemilihan kepala desa diantaranya adalah seleksi bagi bakal calon yang lebih dari 5.

“Dalam hal ini terjadi pada 17 Desa di 10 Kecamatan yang melaksanakan Pikades secara serentak gelombang ke tiga tahun 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 188 orang Balon Kades” ucapnya.

Ditemui di tempat yang sama Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia menyampaikan saat ini teknologi informasi sudah digunakan di berbagai macam penyelenggaraan pemerintahan. Apalagi menurutnya pemerintah Kabupaten Sumedang sudah mendengung-dengungkan Sumedang Smart City.

“Kepala Desa harus mempunyai spirit untuk mengembangkan teknologi informasi dalam pelaksanaan pemerintahan desanya guna membantu program pemerintah”

Asep Kurnia menekankan pilkades 2020 adalah pikades berintegritas dan berkualitas yang ditandai dengan tiga hal.

“Pertama calon benar-benar siap menang dan siap kalah. Kedua membatasi money polotik. Dan ketiga mampu mengendalikan para pendukungnya sehingga tidak menjadi kontra produktif” pungkasnya. (Opah)***

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close