HeadlineRegional

Bupati Resmikan TPS 3R di Desa Sayang

TRIMEKAR – Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce, Resycle, dan Rescue (3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sayang Amanah di RT 01 RW 06 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor diresmikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir. Kamis (6/2/2020).

TPS3R tersebut dibangun dilahan seluas 200 meter persegi melalui Program Kotaku.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi dibangunnya TPS 3R tersebut, dengan harapan bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Cibeureum dan Cijeruk.

“Bentuk perhatian dari Pemkab dengan adanya TPS 3R ini akan menyumbangkan roda sampah dan mesin pencacah sampah,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pembangunan TPS 3R itu menggunakan anggaran dari pusat dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Insya allah dari Pemkab sendiri akan menyumbang roda pengangkut sampah karena untuk menuju kesini harus masuk gang,” katanya.

Sementara, DPRD Sumedang Asep Kurnia didampingi Dudi Supardi mengatakan dengan dibangunya TPS 3R dan 2 titik sarana air bersih diharapkan dapat mempercepat penanganan permukiman kumuh, dan mendukung program Sumedang Buludru.

“Gerakan 100-0-100 itu, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Mari bersama wujudkan Jatinangor hade kasohor dan Cimanggung kapigandrung, kami Dewan di dapil V siap mengawal program ini,” katanya.

Akur sapaan akrab Asep Kurnia menambahkan, DPRD Sumedang Komisi 1 bersama Bupati Sumedang menyumbang pembangunan Masjid Al-Huda di RW 03 Desa Sayang senilai Rp50 juta.

“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi sekali setiap program masyarakat, kami juga menyumbang bagi pembangunan masjid,” tandasnya.

Sementara, Kades Sayang Dodi Kurnaedi mengatakan, bantuan dari program Kotaku itu langsung direalisasikan di lingkungan RT 01 RW 06 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor.

“Anggaran yang kami dapat diperuntukkan untuk tiga bidang yang dibangun, pertama pembangunan sarana air bersih dengan anggaran Rp100 juta, dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS 3R) dengan menghabiskan dana Rp525 juta. Dengan rincian Sumber Dana BPM 495 juta, Swadaya masyarakat Rp30 juta,” ucapnya.

Menurutnya, berkat kerja keras Kelompok swadaya masyarakat (KSM) Desa Sayang dan keinginan warga untuk membangun TPS bisa terlaksana.

“Semoga masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan TPS ini dengan baik,” katanya. (Ingkig)***

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close