IMG-20190920-WA0257:

Kebakaran Kebun Bambu di Cadas Pangeran Atas

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

PAMULIHAN – Kembali, si jago merah melalap kebun bambu milik Perhutani yang juga berdekatan dengan pemukiman warga Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan, Jumat 20 September 2019.

Kejadian yang diketahui saat pengendara lewat sekitar pukul 19.30 WIB tersebut, membuat warga sekirarnya kaget.

Kemudian, warga beramai-ramai ikut memadamkan kobaran api.

Terlihat Unit Damkar Tanjungsari pun berusaha memadamkan api dibantu warga.

Menurut Acep S, petugas Perhutani di wilayah Cadas Pangeran mengatakan, kalau luas baku lahan bambu wilayah itu berkisar 6,2 hektar.

“Untuk memastikan berapa luas yang terbakar, untuk sementara ini diperkirakan sekitar setengah hektar,” ucapnya, kepada trimekarfm.com di Pamulihan.

Lahan kebakaran yang nampak makin meluas itu, cukup menyulitkan petugas untuk dipadamkan karena posisinya sulit dijangkau.

Sementara ini 3 Unit Damkar telah dikerahkan untuk membantu pemadaman. (Rhanie/forkowas)*

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com