IMG-20190918-WA0008:

Bupati Ajak Semua SKPD Tangani Stunting

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG – Stunting merupakan masalah bersama yang hanya bisa diatasi dengan strategi dan program yang sinergis lintas sektor dalam penanganannya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat membuka kegiatan Workshop Penanggulangan Stunting Kabupaten Sumedang di Era Industri 4.0 di Gedung Negara, Rabu (18/09/2019).

Bupati mengajak seluruh peserta workshop yang terdiri atas SKPD dan kecamatan se-Kabupaten Sumedang untuk bersama-sama menangani stunting.

“Saya harap saudara-saudara yang mengikuti workshop ini mampu memanfaatkannya dengan maksimal karena masalah stunting ini tidak terlepas dari peran serta tanggung jawab kita semua,” tuturnya.

Stunting sendiri, menurut Bupati, merupakan kondisi dimana terjadi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis. Stunting menjadi salah satu dari isu strategis yang menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan nasional.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya stunting diantaranya kurangnya asupan gizi, pola asuh dan pola makan yang kurang baik, perilaku tidak sehat, sanitasi yang buruk, kemiskinanserta sosial masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Bupati lebih lanjut, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI menunjukkan angka Stunting di Kabupaten Sumedang Tahun 2013 -2018 tergolong tinggi yakni 32,20%.

“Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Sumedang Tahun 2018-2023, target penurunan stunting sebesar 17 % artinya dalam 5 tahun angka stunting harus turun 15,2 % atau 3,04 % per tahun,” imbuhnya.

Bupati mengatakan, stunting akan diatasi dengan berbagai program dan kegiatan salah satunya kegiatan Workshop tersebut. “Kegiatan ini nantinya akan bermanfaat dalam upaya kita ‘mengeroyok’ stunting di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang Bupati mengucapkan terima kasih kepada Unpad dan Kemenkominfo atas terselenggaranya kegiatan dalam rangka menurunkan stunting tersebut.

Pembukaan workshop turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Herman Suryatman dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini.

Narasumber workshop terdiri atas Ade Prihadi, Kasubdit Infrastruktur dan Interoperabilitas pada Direktorat LAIP Kominfo RI dan Prof. Dr. Budi Satriabudiawan, Direktur Kerjasama dan Korporasi AkademikUnpad. (Rhani/rls)***

Foto : Humas Pemkab Sumedang

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Rektor IPDN: Wisudawan Agar Mampu Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

PPKM Darurat Level 4, Polisi Cek Pasar Tradisional

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ribuan ASN Pemkot Bandung Pengajian, Minta Kemudahan Layani Publik Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Polres Sumedang Terima Bantuan Kasur Lantai, untuk Personil yang Isoman

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri Sebut Bantu Percepatan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Denda Pelanggaran PPKM Darurat di Garut Lebih dari 100 Juta

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

KAHMI Jabar-ACT Berbagi Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Gubernur Bagikan Bantuan kepada Warga Terdampak PPKM, di Kab. Bogor dan Cianjur

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN