IMG-20190923-WA0345:

Sembilan Polisi Terluka, Korban Pelemparan Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Jabar

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

BANDUNG – Sebagai anggota Polri harus memiliki jiwa melindungi dan mengayomi saat bertugas khususnya saat mengawal demokrasi kebebasan mengemukakan pendapat masyarakat ataupun kelompok apapun, hal tersebut dibuktikan, saat Mahasiswa Bandung turun jalan hari ini, Senin (23/9/2019).

Mereka berkumpul di gedung DPRD Jabar, Jl Diponegoro. Aksi awalnya sangat kondusif namun menjelang senja sempat memanas saat mahasiswa hendak merangsek masuk gedung wakil rakyat propinsi jawa barat

Kericuhan terjadi selepas magrib, Senin (23/9/2019) terlihat mahasiswa
mencoba masuk ke halaman DPRD Provinsi Jawa Barat.

Di balik pagar, polisi melakukan penjagaan. Lemparan demi lemparan kemudian terjadi.

Mahasiswa melemparkan batu dan benda keras lainnya ke dalam halaman tempat Personel Polri melakukan pengamanan, melalui pengeras suara polisi mencobamenenangkan mahasisw.

Polisi juga meminta koordinator aksi untuk menenangkan rekan-rekannya.

Melihat massa demo yang mulai masuk, polisi akhirnya mengerahkan water cannon.

Semburan air dari water cannon tak membuat mahasiswa mundur, akibat kejadian tersebut mengakibatkan personil pemgamanan dari Polisi menjadi korban kericuhan demo mahasiswa tersebut.

Berikut kondisi anggota polisi yang menjadi korban yg mengalami luka pada saat penanganan unjuk rasa di depan kantor DPRD provinsi Jabar.

1. AKBP Sutorih – Dalmas Polda- Luka dan memar di kaki kanan

2. Brigadir Indra – Reskrim – Luka robek di jari kanan

3. Ipda Budi – Humas – Memar tangan kiri

4. Bripda Andi – Dalmas Polda – luka robek di leher kanan – evakuasi ke rs halmahera

5. Bripda Ilham – Dalmas Polda – keseleo tangan kanan – evakuasi ke rs halmahera.

6. Bripda Fauzan – dalmas polda – evakuasi ke rs halmahera dan kemudian dirujuk ke rs cicendo.

7. Bripda Febi Alexander – brimob cikole – luka di bawah mata kanan

8. Bripka E Prasetyo – brimob cikole – Sesak nafas dan luka pada kepala – Evakuasi Ke Rs Halmahera.

9. Bripda Fikri – dalmas polda – luka robek di dagu 4 cm – evakuasi ke rs halmahera.

Kapolda Jabar Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, menyampaikan bahwa sebagai pelayan masyarakat, Polisi bertanggung jawab atas situasi kamtibmas.

“Harus diketahui oleh kita bersama tugas kepolisian tidaklah mudah, polisi tetap melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dan bertanggung jawab atas segala situasi Kamtibmas di wilayah Jabar,” kata kapolda.

Selanjutnya Polda Jabar akan melakukan penyelidikan terkait kericuhan demo mahasiswa tersebut yg awalnya kondusif berubah menjadi ricuh karena adanya provokatif oleh kelompok tertentu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. menginformasikan bahwa Kapolda Jabar pun pada kesempatan pertama bersama Pejabat Utama dan Kapolrestabes Bandung akan menjenguk personil polisi yamg menjadi korban. (Rhanie/rls)***

Foto : Humas Polda Jabar

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com