IMG_20191105_120507:

Andre Lochness : Lebih Asik Ada di Pesantren Bareng Ulama dan Santri

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

ANDRE Gustian vocalis band rock legendaris asal Kota Bandung Lochness, menjadi idola kaum milenial di masa kejayaannya.

Andre Lcchness sapaan akrabnya itu, kali pertama terjun ke dunia tarik suara didasari hobi musik dan ‘nyanyi’.

Selama menjadi vocalist grup Band Lochness, Andre berhasil merampungkan empat album yang tampaknya sukses.

Bahkan, Andre pun suksss menggeluti usaha jasa sound system yang juga terkenal.

Kini, kebiasaan Andre pun berubah drastis dan jauh berbeda dengan aktivitas yang sebelumnya pernah digeluti bertahun-tahun.

Artis Kota Bandung ternama yang juga mengaku sempat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba itu, menyebutkan jika dunia narkotika cukup menyakitkan.

“Ya, kini saya sudahi berteman dengan narkoba. Rupanya, lebih asik apa adanya seperti ini, nyaman tanpa narkoba,” seraya mengakui dunia panggung acap kali dihantui bayang-bayang narkoba.

Menggunakan narkoba, kata dia, tak hanya berdampak badan rusak, juga mengancam karir.

Dihadapan sejumlah santri pondok pondok pesantren di Desa Sukarapih, Kec. Sukasari Kab. Sumedang, Andre berpesan agar para santri dan generasi muda mesti sukses serta berhasil dalam berbagai bidang juga mampu percaya diri tanpa dibayangi narkoba.

Menurutnya, kini sedang asik merenungi kehidupan diisi belajar mengaji dan sekarang rutin menyambangi ulama serta santri pondok pesantren.

Bukan hijrah, kata dia, pada intinya ingin lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta dan introspeksi diri saja.

Musik tetap asik, namun untuk sementara waktu dirinya lebih fokus dulu mendalami Alquran.

“Berkunjung dan silaturahmi ke pesantren membuat saya nyaman, sejuk dan bikin tenang,” ujarnya seusai menyambangi Pondok Pesantren Cikalama di Kab. Sumedang, Senin 3 November 2019.

Asisten Manajer Lichness, H. Asep Desy Fairuz membenarkan jika Andre kini memiliki jebiasaan rutin mengunjungi pondok pesantren dan ulama.

Hal itu, menurut Asep mengutip pengakuan Andre, didasari niatan ingin belajar Alquran.

Asep mengatakan, Andre cukup tenar dan tak heran kehadirannya di pesantren menjadi sorotan warga.

Mengupas siapa Andre, Asep mengatakan jika dia seorang artis yang memiliki sikap sederhana, akrab dan chueks.

“Apresiasi, Andre yang juga artis serta rocker legendaris itu kini memiliki niatan silaturahmi dengan para ulama. Semoga, menjadi ladang ibadah dan bernilai hal kebaikan,” ujarnya. (Anggi Putra)***

Foto : Dok. Andre Lochness

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com