IMG_20191117_190348:

Harga Pita Cukai Mahal, Puluhan Pengusaha Tembakau Bangkrut

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG, TRIMEKAR – Kenaikan harga pita cukai dari sebelumnya sekira Rp 8 per gram menjadi Rp 12 per gram pada 2019, membuat pengusaha tembakau tak berdaya.

Bukan hanya karena mahalnya pita cukai, pengusaha tembakau pun mengaku bingung ketika harus berurusan dengan sanksi administrasi pajak.

Kendati sekarang ada sosialisasi soal sanksi pajak tak seperti sebelumnya, namun tetap saja beban yang lama (tunggakan) masih dibebankan, berupa tagihan.

Disampaikan, pengusaha tembakau asal Kec. Sukasari, H. Atam kepada trimekarfm.com belum lama ini.

Ia berharap, seharusnya ada pembinaan dan sosialisasi dari pihak perpajakan agar tak main sanksi saja.

Karena, dengan tiba-tiba ada tagihan dan sanksi serta bunga pajak, maka seolah pengudaha mempunyai utang.

“Jadi seolah punya utang, padahal itu akibat ketidak pahaman dan sebelumnya tak ada arahan soal pajak,” katanya seraya mengatakan biaya per tahun membeli pita cukai mencapai Rp 1.2 miliar dengan omset per tahun Rp 4.8 miliar.

Dikatakan, ada perusahaan yang diblokir rekening perusahaannya, dengan alasan belum membayar pajak.

Menurutnya, kendati ada tax amnesty atau pengampunan pajak, tapi tetap saja harus membayar dulu tunggakannya.

“Penebusan pita cukai pun cukup sulit alias ada pembatasan. Karena, tembakau itu barang yang peredarananya dibatasi,” ucap Atam.

Berkaca dari itu, dari sebelumnya di Sumedang ada sekira 42 pengusaha atau pabrik tembakau, kini tinggal menyisakan belasan pabrik saja.

“Semoga, kedepannya pengusaha tak terbebani biaya pajak dan pita cukai yang tinggi, itu dianggap cukup memberatkan,” ujarnya. (TM-02)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com