IMG-20191118-WA0103:

Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) 2019, Bawaslu Kabupaten Sumedang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG, TRIMEKAR – Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) 2019 Bawaslu Kabupaten Sumedang resmi dibuka di Asrama Haji Islamic Centre Sumedang, Senin 18 November 2019.

Kegiatan tersebut, dibuka langsung Ketua Bawaslu Kab.Sumedang DR.Dadang Priyatna, M.Si. serta dihadiri Pimpinan Divisi Bawaslu Kabupaten Sumedang juga dihadiri staf perwakilan Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumedang Dr. Dadang Priyatna, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi para peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif 2019 Bawaslu Kabupaten Sumedang.

“Saya berharap Sekolah Kader Pengawasan ini terlaksana secara santai tidak tegang. Sehingga tidak menggambarkan suasana ketegangan, kita inginkan suasana gembira, dengan harapan peserta mengikuti sekolah kader Pengawasan Partisipatif ini dengan optimal,” ungkap Dadang Priyatna dihadapan peserta.

Dikatakan, kenapa diadakan sekolah kader pengawasan?, jawabannya karena Bawaslu tidak dapat sendiri mengawasi namun perlu juga partisipatif dari masyarakat termasuk dari kader SKPP Bawaslu.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Sumedang Minnatillah, S.Pd. mengungkapkan pentingnya terselenggara Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif melalui Bawaslu Kabupaten Sumedang.

“Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan Bawaslu merupakan pilot project secara nasional. Pada saat ini baru jajaran Bawaslu kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat yang melaksanakannya,” kata Minna.

Bawaslu Provinsi Jawa Barat, membagi tiga gelombang penyenggaraan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif 2019 dari 27 Kabupaten/Kota.

“Untuk Sumedang, mendapatkan giliran di gelombang kedua, dimana dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 18 sampai dengan 22 November 2019 saat ini diikuti peserta dari organisasi masyarakat dan kepemudaan,” ucap Minna.

Pendaftar SKPP 2019 Bawaslu Kab. Sumedang sebanyak 102 orang dan yang dinyatakan lulus sebanyak 60 orang.

Terdiri dari 41 laki-laki dan 19 orang perempuan yang mewakili 13 organisasi masyarakat dan kepemudaan yang tersebar di 26 kecamatan yang ada di Sumedang.

“Mereka para pendaftar calon peserta didik SKPP 2019 Bawaslu Sumedang telah mengikuti serangkaian seleksi mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara. Kami menjaring sebanyak 60 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif 2019,” pungkasnya. (TM-5/rls)***

Foto | Humas Bawaslu Kabupaten Sumedang

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com