IMG-20191129-WA0172:

FKDM Sumedang Gelar FGD, Ajak Kaum Milenial Perangi Radikalisme dan Terorisme

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

TRIMEKAR.COM – Sekira 20 komunitas dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Sumedang, mengikuti kegiatan Forum Group Discusion (FGD) dengan tema, “Menakar Nasionalisme Generasi Muda, Menangkal Radikalisme dan Terorisme di Sumedang” yang digelar Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Sumedang, bertempat di Spot Cafe jln. Anggrek nomor 99, Jum’at (29/11/2019).

Ketua FKDM Sumedang, Asep Dadan Setiawan mengatakan, ada beberapa pemateri yang di hadirkan dalam kegiatan FGD itu yakni, Wakpolres Sumedang Kompol Erwin Syah, Ketua Komisi I DPRD, Asep Kurnia, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ade Sugiana, Ketua Komunitas Cyber Sumedang (KCS), Krisna dan perwakilan Forum Komunikasi Wartawan Sumedang (Forkowas), Iman Nurman.

Kegiatan FGD tersebut dinilai penting, karena sebagai upaya dalam mendeteksi dan menekan paham radikalisme dan terosime khususnya bagi kaum milenial di Sumedang.

Ia berharap, dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dalam FGD tersebut, para peserta dapat bertukar pikiran.

Sehingga, menghasilkan upaya dalam menekan, menangkal bahkan memerangi paham radikalisme dan terorisme yang dinilai mulai kritis.

Sementara, Wakpolres Sumedang, Kompol Erwin Syah mengapresiasi positif kegiatan FGD yang di inisiasi oleh FKDM Sumedang itu.

Karena, dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah komunitas dan organisasi kepemudaan.

Ia berharap dalm FGD itu, dapat menambah wawasan bagaimana cara menangkal, bahkan melawan paham radikalisme serta terorisme.

“Dewasa ini, Polres Sumedang dengan melibatkan satuan dan pihak instansi terkait lain telah bekerjasama secara optimal dalam menekan paham radikalisme dan memerangi terorisme, mulai dari upaya preventif hingga refresif,” terangnya mengutip dari KAPOL jaringan TRIMEKAR.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia mengatakan, aksi terorisme yang telah terjadi baru baru ini di Medan terbilang luarbiasa.

Meski demikian, persoalan terorisme bukan persoalan siapa pelaku dan jaringannya saja.

Namun, dibalik itu ada akar keyakinan, doktrin ataupun ideologi yang menyerang masyarakat.

“Lebih dari itu, tak sedikit kalangan muda sudah terlibat dalam aksi terorisme dan radikalisme ini,” katanya.

Menurut Asep, upaya memerangi terorisme dan menepis paham radikalisme, maka perlu adanya kerjasama serta sinergitas dari semua pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian hingga masyarakat.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumedang, Ade Sugiana mengatakan, paham radikalisme dan mencegah terorisme sejatinya, dilakukan sejak dini khususnya bagi anak anak SD, SMP dan SMA.

“Ancaman radikalisme dan terorisme dapat ditepis oleh peningkatan pendidikan karakter di sekolah. Karena, pendidikan karakter merupakan upaya membentuk penyempurnaan individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik,” ujarnya. (TM-1)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com