IMG-20191011-WA0254:

Lima Balon, Bursa Pilkades Cintamulya

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG, TRIMEKAR – Sebanyak lima orang bakal calon (balon) kepala Desa Cintamulya Kecamatan Jatinangor mengambil berkas persyaratan sebagai calon kepala desa.

Ketua panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Yayat Ruhiat mengatakan tahap penjaringan bakal calon, kini sudah ada lima orang yang mendaftar.

Mereka, datang mengambil berkas persyaratan sebagai calon kepala desa.

“Ke lima bakal calon tersebut yakni Sukandar Sekdes Cintamulya, Syarip Wahyudi Bendahara Desa, Rohman kaur, Dadi Alias Ley dari BPD, dan Iyus dari masyarakat setempat,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, kelima orang tersebut bukan orang baru di Cintamulya, masing masing memiliki kiprah yang cukup dikenal warga.

“Kemungkinan sudah pasti lima calon, karena memang aturannya tidak boleh lebih dari lima,” katanya.
Menurutnya, setelah proses penjaringan dilakukan, para bakal calon akan mengikuti tahapan tes dan uji kompetensi.

Setelah itu baru penetapan nomor urut dan kampanye terbuka.

“Alhamdulillah dari tahapan sosialisasi sampai penjaringan berjalan lancar tidak ada kendala. Kami mengimbau para calon dan para pendukungnya untuk menjaga kondusivitas lingkungan agar melahirkan Pilkades yang sukses tanpa ekses,” katanya.

Sementara, Bakal Calon Kepala Desa Cintamulya, Syarip Wahyudi mengaku tekad dirinya mencalonkan sebagai Kepala Desa atas dorongan para pemuda dan sebagian tokoh masyarakat diwilayah Desa Cintamulya yang menginginkan dipimpin dari golongan pemuda .

“Sebagai tokoh pemuda kami mengajak warga Desa Cintamulya khususnya pemilih pemula dan kaula muda untuk mensukseskan Pilkades Cintamulya, jangan golput saya harap berikanlah dukungan kepada calon terbaik. Siapapun pemenangnya dikontestasi Pilkades nanti adalah hasil proses demokrasi,” katanya Syarif
yang juga ketua PP PAC Jatinangor.

Ia menambahkan, sebagai background aktivis, dirinya akan memajukan Cintamulya yang bersih, tentram, aman, sejahtera dan berkeadilan.

Dirinya paham betul ilmu pemerintahan desa karena menjabat sebagai bendahara desa selama dua periode dan bisa dijadikan modal untuk melaksanakan program kerjanya yang mana dengan Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) yang cukup besar tentunya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan.

“Saya paham betul bagaimana keinginan masyarakat Cintamulya dan Jatinangor pada umumnya. Kebanyakan masyarakat ingin pembangunan merata, mudah lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat diberbagai bidang,” tandasnya. (Syarif/Forkowas)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Pesantren Daarul Quran Islami Miftahul Hasanah Gelar Wisuda Khotmil Quran Angkatan ke III

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang Ajak Anggota Korpri Tingkatkan Kontribusi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com