IMG20191207160022:

Harga Lahan di Sekitar Pacuan Kuda Tanjungsari, Melambung

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG, TRIMEKAR – Kades Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kusnadi mengakui jika keberadaan arena pacuan kuda disana berdampak terhadap naiknya harga lahan yang cukup berarti.

“Sebelum ada arena pacuan kuda, harga lahan disana dikisaran Rp 700 ribu per tumbak. Kini, harganya melambung dikisaran Rp 5 juta per tumbak,” ujarnya.

Ada kenaikan harga yang cukup luar biasa, kata dia, artinya ada berkah yang berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan warga.

Ia mengatakan, sekarang disana digelar kejuaraan pacuan kuda piala Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Lomba olahraga berkuda tersebut, akan digelar Sabtu (7/12) hingga Minggu (8/12).

Terpantau, kejuaraan tersebut menyedot animo warga untuk menyaksikan jalannya pacuan.

Bahkan, ajang tersebut dijadikan ladang untuk mengais rejeki bagi warga untuk berjualan. (TM-2)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com