IMG_20200102_191525:

H. Dony Ahmad Munir Minta Warga Tingkatkan Waspada Bencana

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

SUMEDANG, (TRIMEKAR) .- Menghadapi musim penghujan, Bupati H. Dony Ahmad Munir meminta masyarakat Sumedang untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengintensifkan kembali Gerakan Jumat.

Hal ini disampaikan Bupati dalam surat yang disampaikan kepada para Camat se-Kabupaten Sumedang perihal Kewaspadaan Memasuki Musim Hujan 2020.

Para Camat merencanakan untuk melakukan pendataan serta memantau daerah rawan becana longsor dan banjir dalam rangka mitigasi bencana, termasuk mengimbau masyarakat agar tetap ada di kawasan rawan longsor dan banjir serta mewaspadai pohon tumbang.

Masyarakat juga menyiapkan untuk menggotong royong dalam Gerakan Jumat Bersih dengan mengeruk saluran udara, drainase dan pembersihan gorong-gorong.

Surat ini mempertegas imbauan sebelumnya yang tertuang dalam Surat Bupati Sumedang tanggal 21 Oktober 2019 tentang Perkiraan Awal Musim Hujan 2019/2020 berdasarkan hasil Diskusi Kelompok Terfokus yang menyediakan prakiraan berdasarkan apa yang ada di dalam perjanjian kerja sama.

“Pak Bupati mengirim surat kepada para Camat untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim penghujan. Kami juga siap hadir jika terjadi musibah bencana alam,” ujar Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang. Jum’at (2/1/2020).

Menurutnya, musim penghujan kali ini lebih ekstrem dibandingkan tahun sebelumnya karena efek dari musim kemarau berkepanjangan pada Tahun 2019.

“Berdasarkan Prakiraan BMKG, puncak musim penghujan berlangsung pada Bulan Januari sampai Maret 2020,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui BPBD telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim penghujan diantaranya dengan membentuk relawan bencana di tiap kecamatan.

“Dalam surat tersebut, Pak Bupati meminta dibentuknya Relawan Penanggulangan Bencana Kecamatan  yang anggotanya terdiri dari Karang Taruna, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan masayrakat umum,” imbuhnya.

Selain di tingkat kecamatan, lanjut Herman, di setiap pondok pesantren juga akan dibentuk relawan penanggulangan bencana.

“Berdasarkan hasil sosialisasi penangulangan bencana pada Raker II Forum Pondok Pesantren se-Kabupaten Sumedang pada 30 Desember 2019, disepakati bahwa di tiap pesantren akan ada relawan penanggulangan bencana,” ucapnya.

Dikatakan, BPBD juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri, Damkar (Pol PP), PLN dan relawan untuk melakukan antisipasi menghadapi bencana yang dapat setiap saat terjadi.

“Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, menyiapkan segala kebutuhan untuk menghadapi bencana, karena kami tidak tahu dan tidak bisa menghindar dari bencana yang terjadi,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang juga akan menggelar Rapat Koordinasi yang melibatkan BPBD, Satpol PP, SSQR, dan sektor terkemuka lainnya yang terkait antisipasi terkait musim hujan.

Catatan:
– Kontak yang dapat dihubungi dalam pembicaraan mengenai bencana: Sumedang Simpati Quick Response (SSQR) di nomor 0811 2001 33
– Kontak yang dapat dihubungi untuk konsultasi di kegawatdaruratan kesehatan: Pusat Keamanan Publik (PSC 119) di nomor 119. (Egy) ** *

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com