IMG-20200206-WA0224:

Bupati Resmikan TPS 3R di Desa Sayang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

TRIMEKAR – Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce, Resycle, dan Rescue (3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sayang Amanah di RT 01 RW 06 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor diresmikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir. Kamis (6/2/2020).

TPS3R tersebut dibangun dilahan seluas 200 meter persegi melalui Program Kotaku.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi dibangunnya TPS 3R tersebut, dengan harapan bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Cibeureum dan Cijeruk.

“Bentuk perhatian dari Pemkab dengan adanya TPS 3R ini akan menyumbangkan roda sampah dan mesin pencacah sampah,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pembangunan TPS 3R itu menggunakan anggaran dari pusat dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Insya allah dari Pemkab sendiri akan menyumbang roda pengangkut sampah karena untuk menuju kesini harus masuk gang,” katanya.

Sementara, DPRD Sumedang Asep Kurnia didampingi Dudi Supardi mengatakan dengan dibangunya TPS 3R dan 2 titik sarana air bersih diharapkan dapat mempercepat penanganan permukiman kumuh, dan mendukung program Sumedang Buludru.

“Gerakan 100-0-100 itu, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Mari bersama wujudkan Jatinangor hade kasohor dan Cimanggung kapigandrung, kami Dewan di dapil V siap mengawal program ini,” katanya.

Akur sapaan akrab Asep Kurnia menambahkan, DPRD Sumedang Komisi 1 bersama Bupati Sumedang menyumbang pembangunan Masjid Al-Huda di RW 03 Desa Sayang senilai Rp50 juta.

“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi sekali setiap program masyarakat, kami juga menyumbang bagi pembangunan masjid,” tandasnya.

Sementara, Kades Sayang Dodi Kurnaedi mengatakan, bantuan dari program Kotaku itu langsung direalisasikan di lingkungan RT 01 RW 06 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor.

“Anggaran yang kami dapat diperuntukkan untuk tiga bidang yang dibangun, pertama pembangunan sarana air bersih dengan anggaran Rp100 juta, dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS 3R) dengan menghabiskan dana Rp525 juta. Dengan rincian Sumber Dana BPM 495 juta, Swadaya masyarakat Rp30 juta,” ucapnya.

Menurutnya, berkat kerja keras Kelompok swadaya masyarakat (KSM) Desa Sayang dan keinginan warga untuk membangun TPS bisa terlaksana.

“Semoga masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan TPS ini dengan baik,” katanya. (Ingkig)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com