IMG-20200303-WA0031:

IPNU dan IPPNU Menyebar se-Sumedang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

TRIMEKAR – Konferensi Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) -XIV danIkatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) – XIII sekaligus Peringatan Hari Besar Islam Isra’ Mi’raj 1442 H, digelar di Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyyah Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Senin 2 Maret 2020, malam

Kegiatan tersebut, diisi Tabligh Akbar KH. Ahmad Mustofa Bisri (GusMus) dari Pengasuh pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Rembang Jawa Timur.

Ketua IPNU Sumedang Fachryzal Fauzi mengatakan, basis IPNU dan IPPNU itu tersebar di seluruh pesantren se- Indonesia.

“Kuatnya IPNU dan IPPNU tegantung kepada sejauh mana kita merawat santri yang ada di pondok pesantren,” ucapnya.

Ia memohon izin melakukan konfercab di pntren dan Alhamdulillah dihadiri ketua umum.

“Kepengurusan IPNU Sumedang sesuai amanat senior, saat ini ada di semua kecamatan se-Sumedang. Ada 26 PAC IPNU, kader IPNU tersebar, apresiasi tetap semangat dan terus dikembangkan,” ujarnya.

Sementara, Ketua IPPNU Sumedang, Noor Azizah mengatakan, 2 Maret bertepatan dengan usia ke-65 tahun IPPNU.

Sehingga Noor Azizah mengimbau agar semua tetap semangat dan terus berikrar mengibarkan bendera IPPNU.

Bahkan, tetap komitmen menjaga keutuhan NKRI serta menjadikan organisasi IPPNU bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

“Jujur, saya gerogi, di Pondok Pesantren ini saya belajar, maka saya malu dan serasa mau nangis juga. Menjadi ketua IPPNU, dianggap telah menjadikan saya dewasa, sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia mengaku gerogi, diikuti pelajar dan anak muda, hingga bisa berpikir lebih dewasa lagi.

“Posisi sekarang, telah mendewasakan saya, terimakasih PCNU dan maaf jika selama dua tahun ini banyak kesalahan, saya masih belajar,” ujarnya.

Menjadi ketua, merupakan amanah yang luar biasa. Karena, pertanggungjawabannya bukan hanya di dunia saja, tapi berikut akhirat.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir berharap agar Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU dijadikan bahan evaluasi.

Menurut Dony, yang kurangnya agar diperbaiki dan yang lebihnya tetap dipertahankan bahkan tingkatkan.

“Saya apresiasi terhadap kiprah IPNU dan IPPNU periode Kang Fachryzal dan Noor. Karena, telah berhasil mendirikan dan membangun PAC di 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang, luar biasa,” kata Dony.

Diharapkan pengurus IPNU dan IPPNU mampu membuat program yang bermanfaat.

Juga, bisa meningkatkan serta mempertahankan kelebihannya IPNU dan IPPNU

Menurut Dony, kader IPNU dan IPPNU harus memiliki kapasitas yang baik dan kompetensi.

Terpantau, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, anggota DPR RI, KH. Maman Imanul Haq (PKB), Wakil Ketua dan anggota DPRD Sumedang, IPNU Pusat, Ketua Baznas Sumedang, Ketua Kadin Sumedang, Muspika Kecamatan Tanjungkerta serta tamu undangan. (Ceng) ***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com