IMG-20200319-WA0122:

Virus Corona, di Sumedang Relatif Terkendali

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Perkembangan situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 pada tanggal 19 Maret 2020 di Kabupaten Sumedang relatif terkendali.

Namun demikian, kewaspadaan, kerja keras dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan multistakeholder dalam pencegahan Covid 19 perlu terus dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri saat memberikan pernyataan pada Kegiatan Jumpa Pers terkait penanganan Penyebaran COVID 19 di Kabupaten Sumedang yang digelar di Gedung Negara, Kamis (19/3/2020).

Dikatakan Iwa, berdasarkan update data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang tanggal 19 Maret 2020, saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mengalami pengurangan, semula berjumlah 2 orang berkurang menjadi 1orang.

Satu diantaranya telah selesai menjalani pengawasan dengan hasil negatif dan satu orang masih dalam pengawasan.

Adapun untuk orang dalam pemantauan (ODP), lanjut Iwa, tercatat hingga saat ini berjumlah 117 orang, 66 diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan dan 51 orang lainnya masih dalam proses pemantauan.

Jumlah tersebut, telah terjadi pengurangan sebanyak 8 orang dan penambahan sebanyak 9 orang (umroh 7 orang dan pulang dari luar negeri 2 orang).

Selain upaya pemantauan dan pengawasan, Iwa juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah kabupaten Sumedang melakukan beberapa langkah penanganan lainnya terutama dari segi dukungan anggaran.

Dikatakannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah mengeluarkan imbauan kepada pemerintah desa agar mengalokasikan anggaran untuk pencegahan penyebaran Covid 19 di tingkat pemerintah desa, yakni, untuk pembelian hand sanitazer dan disinfektan guna menjaga higienitas fasilitas umum yang ada di desa.

“Apabila APBDes sudah ditetapkan, maka pemerintah desa diminta untuk melakukan pergeseran sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Lebih lanjut Iwa menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang saat ini tengah melaksanakan pengadaan alat kesehatan (alat pelindung diri, masker, thermal scaner, disinfektan) serta mengalokasikan biaya jaring pengaman sosial bagi usaha mikro yang terkena dampak melalui penggunaan belanja tidak terduga (BTT) pada APBD tahun Anggaran 2020. (Iwan Rahmat)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Wapres Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Rektor IPDN: Wisudawan Agar Mampu Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

PPKM Darurat Level 4, Polisi Cek Pasar Tradisional

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ribuan ASN Pemkot Bandung Pengajian, Minta Kemudahan Layani Publik Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Regional

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri Sebut Bantu Percepatan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Denda Pelanggaran PPKM Darurat di Garut Lebih dari 100 Juta

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

KAHMI Jabar-ACT Berbagi Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Gubernur Bagikan Bantuan kepada Warga Terdampak PPKM, di Kab. Bogor dan Cianjur

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN