IMG-20200319-WA0175:

Corona : Pedagang Pasar Inpres Mengeluh, Omzet Penjualan Menurun

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Sebagai upaya pencegahan Covid-19, Dinas perdagangan Kab. Sumedang melalui UPTD Pasar Inpres Sumedang Kota mengimbau pedagang dan pengunjung agar menggunakan masker dan cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

“Sosialisasinya melalui surat edaran kepada masyarakat dan sudah kami lakukan,” kata Koordinator Pasar Inpres Sumedang Kota, Dini Suhardini kepada Trimekar (Jaringan Forkowas.com).

Menurutnya, imbauan tersebut sudah menjadi perintah kepala dinas.

“Itu, sudah disampaikan kepada para pedagang dan pengunjung pasar, dengan harapan bisa memahaminya” ujar Dini.

Salah seroang pedagang, Wiwin Winarsih mengatakan dampak dari Covid 19 terjadinya penurunan omset sekitar 25 persen. (Suhaya)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com