IMG-20200523-WA0114:

Kadisbudparpora Apresiasi Petugas Pos Check Point Perbatasan, Songgom Surian

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang melalui pintu masuk Songgom Kecamatan Surian, petugas Pos Check Point perbatasan yang teridiri dari aparat gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub,.Pol PP dan Dinas Kesehatan memperketat penjagaan dan tidak membiarkan pemudik leluasa masuk ke ke wilayah Sumedang.

Hal tersebut di sampaikan oleh Manager Pos Chcek Point Songgom Kecamatan Surian yang juga Kadisbudparpora Hari Tri Santosa.

Menurutnya, walaupun Surian berasa di ujung Sumedang dan bukan jalur utama pintu masuk, tapi menjelelang lebaran mengalami peningkatan kendaraan yang akan mudik ke kampung halaman.

Sehingga harus menjadi perhatian petugas agar penyebaran covid-19 tidak bertambah di Kabupaten Sumedang

“Petugas yang menjaga perbatasan Songgom Surian berjibaku selama 24 jam untuk mengantisipasi banyaknya pemudik dari bandung,jakarta yang menggunakan jakur kecamatan yang berada di perbatasan Subang-Sumedang ini,” ujarnya Sabtu, (23/5)

Dikatakan pria lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negri(IPDN) itu pengetatan perbatasan Songgom Sesuai dengan peraturan pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten sehingga di lapangan perlu di lakasanakan dengan baik,hal itu semata-mata di lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Walaupun banyak pemudik yang memaksa ingin masuk ke wilayah Sumedang kami akan paksa mutar balik,kami tegas di lapangan semata mata untuk kebaikan semua,” jelasnya

Apalagi menututnya di Kecamatan Surian dari hasil rafid test ada satu orang yang reaktif dan sudah di kirim ke RSUD Sumedang.

Sehingga tidak ada toleransi bagi petugas di lapangan untuk membiarkan pemduik leluasa masuk.

Dalam kesempatan tersebut untuk mengapresiasi petugas di lapangan dikatakan Hari Tri pihakya memberikan bingkisan paket lebaran kepada para petugas yang berada di posko cek point Soggom yang berjumlah 27 orang.

“Sekedar memberi motivasi dan apresiasi petugas di lapangan kami memberikan paket lebaran kepada petugas,” terangnya

Ditambahkan Hari Tri dengan adanya perhatian dari semua pihak kepada petugas di lapangan di harapkan bisa memberikan semangat dalam menjaga wilayah.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di wilayah surian umumnya kabupaten Sumedang supaya patuh terhadap aturan pemerintah, menjaga kesehatan dengan cara selalu memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.

“Menerapkan budaya disiplin dan taat aturan Pemerintah akan memutus dengan cepat penyebaran virus covid -19,” ujarnya. (H. Deny)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Pesantren Daarul Quran Islami Miftahul Hasanah Gelar Wisuda Khotmil Quran Angkatan ke III

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang Ajak Anggota Korpri Tingkatkan Kontribusi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com