IMG-20200523-WA0125:

Wabup Erwan: Tidak Ada Celah Bagi Pemudik Masuk Sumedang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Wakil Bupati Sumedang kembali menegaskan tidak ada ruang bagi pemudik untuk masuk kabupaten Sumedang di tengah melonjaknya warga Jawa Barat yang positif Covid-19.

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan pantauan ke posko cek point yang ada di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, Sabtu (23/5).

“Memberikan celah bagi pemudik,sama dengan membiarkan penyebaran covid-19.Untuk itu,saya minta petugas untuk menjaga ketat pos penjagaan,” tegasnya.

Dikatakan anak dari manager Persib itu,cara pengetatan wilayah upaya terbaik yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Sesuai dengan peraturan yang ditelah di tetapkan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Sumedang solusi untuk mencegah semakin banyaknya penyebaran virus dengan memperketat perbatasan,” terangnya

Apalagi lanjut Erwan Jatinangor dan Cimanggung menjadi wilayah utama sekaligus jalur lintas Nasional sehingga pengawasan yang di lakukan lebih ekstra di banding perbatasan lainnya.

“Gerbang perbatasan Jatinangor merupkan pintu utama masuknya pemudik,sehingga mwnjadi perhatian khusus saya dan petugas di posko cek point yang berada di desa Cibeusi,” ujarnya.

Bahkan,diakuinya ia telah meminta kepada petugas gabungan yang berasal dari unsur Polri,TNI,Pol PP,Dishub dan petugas kesehatan untuk tidak memberikan toleransi sedikitpun bagi para pemudik yang akan masuk ke kabupaten Sumedang.

Dalam kesempatan tersebut,untuk mengapresiasi petugas di lapangan pria yang hobi bermain sepakola itu membagikan bingkisan kepada petugas yang berada di pos penjagaan Jatinangor dan Cimanggung.

“Saya atasnama pribadi dan atasnama Pemerintah Kabupaten Sumedang, memberikan apresiasi setinginggi tingginya kepada petugas yang selama 24 jam begantian menjaga perbatasan,” terangnya.

Dirinyapun berharap dengan pola pengetat wilayah,covid-19 segera berlalu dan akrivitas warga kembali normal.

“Untuk mengakhiri penyebaran covid-19 intinya harus hidup disipilin dan taat kepada aturan pemerintah,” tutupnya. (H. Deny)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com