IMG-20200619-WA0236:

Warga Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah, Ditangani Polisi

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – H. Danu Heruwinata, warga Desa Raharja Kec. Tanjungsari mengaku dirugikan soal dugaan pemalsuan dokumen tanah.

Tepatnya, tanah tersebut di Blok Cigembong Dusun Cipelah, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.

Diketahui, sekira tahun 1989 sampai dengan 2004, dirinya membeli tanah diwilayah tersebut seluas kurang lebih 4 hektare.

Tanah tersebut dibeli secara bertahap yang juga dilengkapi beberapa bukti seperti kwitansindan sebagainya.

Ia mengaku aneh, karena pada Juni 2020 sebagian tanah seluas 1.7 hektare akan dijual oleh orang lain.

Diketahui, akan diju kepada pihak perusahaan untuk dijadikan lokasi perumahan.

“Ada beberapa surat atau dokumen tanah yang diduga direkayasa,” katanya, Jumat 19 Juni 2020.

Seperti, kata dia, dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB yang diduga direkayasa.

“Ada dugaan rekayasa, bahwa seolah-olah sebelumnya tanah itu dibeli dari pemilik atas nama Encu, Anah, Entor, Samud dan Idi,” ujarnya.

Kemudian setelah ditelusuri, didapati bahwa nama-nama yang menjual tanah itu pun justru mengaku seolah tak pernah merasa memiliki dan atau menjual tanah kepada dirinya.

“Heran, karena bisa-bisanya ada oknum yang menandatangani Akta Jual Beli (AJB), padahal tanah tersebut sebelumnya sudah saya beli,” kata Danu.

Ini keteledoran, tanpa ada konfirmasi ke dirinya selaku yang sebelumnya sudah membebaskan tanah itu.

“Sudah jelas sekali jika saya telah membeli tanah itu, tapi aneh sekarang bisa berpindah tangan ke orang lain,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, adanya manipulasi data sehingga SPPT Pajak Bumi Bangunan (PBB) beralih nama tanpa sepengetahuannya.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak kepolisian guna menelusuri dugaan manipulasi data pertanahan ini,” ucapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke sejumlah aparatur Pemerintah Desa Mekarbakti, mengaku tidak mengetahui adanya balik nama dibeberapa kikitir desa yang luasnya mencapai 4 hektarr tersebut.

“Apalagi jika sudah terbit AJB,  seharusnya aparatur pemerintah desa mengetahuinya,” kata aparatur desa yang tak mau dikutip identitasnya.

Tapi, kata dia, sejauh ini memang pihak desa tidak tahu soal itu.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Selamet kepada wartawan mengatakan jika persoalan tersebut dalam penyelidikan. (Opah/Ceng)***

Ket. Foto : Warga melintas di lahan yang dipersoalkan di Blok Cigembong Dusun Cipelah, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com