IMG-20200714-WA0177:

Tempat Wisata Baru di Sumedang Bermunculan, Ini Pesan Wabup

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar Fm – Munculnya sejumlah tempat wisata baru di Kabupaten Sumedang yang disertai dengan membludaknya pengunjung sejak diberlakukannya New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dikhawatiran bisa memicu timbulnya gelombang kedua (second wave) Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan saat diwawancara usai melaksanakan penyerahan Bansos JPS Kabupaten Tahap II di Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan, Selasa (14/7/2020)

Dikatakan Wabup, kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan tetapi karena lokasi wisata menjadi salah satu tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai daerah.

Bahkan saat dilakukan pengecekan, masih banyak ditemui warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sudah mulai membuka tempat wisata. Yang kita khawatirkan adalah tempat wisata yang tidak berbayar. Masih banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan memang sulit untuk memantaunya,” ungkapnya.

Ia mencontohkan kawasan Jatigede yang banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah.

Situasi tersebut, kata Wabup, cukup dilematis karena tidak bisa secara langsung menegur warga yang notabene berada di tempat umum.

“Sulit juga. Kita tidak bisa larang karena itu tempat umum. Tapi mudah-mudahan tidak ada klaster baru di Kabupaten Sumedang ini,” ungkapnya

Berkaitan dengan hal itu, Wabup memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi apa yang menjadi kebijakan pemerintah di masa AKB dalam upaya penanganan wabah Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Ia juga mengingatkan warganya akan pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga secara teratur dalam upaya pencegahan virus Covid-19 yang belum ada obatnya tersebut.

“Saya mengimbau kepada warga masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan anggap dengan AKB ini kondisinya seperti dulu sebelum ada Covid. Justru dengan AKB, protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan baik. Jaga kesehatan, olahraga teratur untuk menjaga imun kita ini,” pungkasnya. (Ceng)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini yang Harus Dilakukan Pengelola Tempat Wisata di Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Disparbudpora Sumedang Komitmen Jaga Kelestarian Seni Budaya Wayang Golek

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com