IMG-20200720-WA0380:

Pulang Merantau, Warga Majalengka Terkonfirmasi Positif Corona

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Kabupaten Majalengka merilis penambahaan 1 orang warga Majalengka terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari informasi yang diperoleh, warga tersebut berusia (52 tahun) warga Blok Jotang Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka.

Dia dinyatakan positif setelah perjalanan pulang usai merantau dari Madura dan akan pulang menuju tempat tinggalnya di Majalengka.

Saat ini yang bersangkutan tengah di rawat di ruang isolasi RSUD Majalengka. Sebelum masuk perawatan, yang bersangkutan mengalami sakit demam, perut sakit, mual, batuk, flu.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka H Alimudin membenarkan informasi tersebut.

“Ya betul. Pasien warga Kecamatan Malausma, terkonfirmasi positif COVID-19 akibat “imported case”. Bahkan semua ya (10 orang) warga Majalengka yang positif virus corona itu tertular di luar Majalengka atau penyebanya imported case,” tukasnya.

Menurut dia, warga yang tinggal di Majalengka pada umumnya kondisi sehat terbebas dari virus corona.

Tapi kadang warga yang merantau atau sedang berada di luar daerah atau zona merah, tiba-tiba ketika pulang membawa virus.

Seharusnya warga yang memang baru pulang dari daerah luar khususnya zona merah Covid-19 langsung melaporkan diri ke pihak desa atau Tim Gugus Tugas Kecamatan.

Sehingga, bisa langsung ditindak lanjuti jika memang yang bersangkutan membawa virus.

Dikatakan Ali, pihaknya saat ini tengah bergerak cepat dan langsung melakukan swab test kepada keluarga pasien atau yang pernah kontak, agar kasus ini tidak menular kepada warga lainnya.

“Kita langsung melakukan pelacakan dan swab test hari ini. Dan insha allah dalam waktu dekat hasilnya akan segera diketahui,” tuturnya.

Ali menambahkan, hasil uji swab sendiri akan diperiksa oleh Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon.

Karena jika hasil tes diserahkan ke Labkesda Covid-19 PemprovJawa Barat hasilnya akan lama.

“Kebetulan kita sudah melakukan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UGJ, agar hasilnya cepat diketahui dan tidak harus menunggu lama,” kata Ali.

Sementara berdasarkan data Data Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Majalengka Senin 20/7/2020 tercatat ada penambahan 24 orang tanpa gejala (OTG) dari total keseluruhaan, 174 orang terdiri dari 122 selesai pemantuan dan 52 orang dalam pemantuan.

Kemudian, ODP 557 orang dengan rincian 566 orang selesai pemantuan dan 11 orang dalam pemantuan.

Lalu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) totalnya 86 orang dengan rincian dalam pengawasan 4 orang, selesai pengawasan 72 orang dan meninggal 10 orang.

Terakhir, pasien positif tetap 10 orang.Terdiri dari 6 orang sembuh, 3 orang dalam perawatan dan 1 orang meninggal. (Azizan)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com