IMG-20200730-WA0072:

5 Tersangka Aksi Kejahatan di Sumedang, Diamankan Polisi

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Polres Sumedang berhasil mengungkap 3 kasus diantaranya Curanmor, tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia dan persetubuhan anak dibawah umur.

Diamankan 5 tersangka, yakni RR kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia, FD alias Adid dan C tersangka Curanmor, RT alias Dian dan DA tersangka persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra Laksmana menjelaskan, untuk tersangka curanmor keduanya memiliki peran yang berbeda.

“Dalam menjalankan aksinya, FD alias Adit masuk rumah korban yang dalam keadaan sepi. Sementara tersangka C menjalankan aksinya dengan cara merusak kunci kontak dan memotong kabel kontak,” ujar Indra, Kamis 30 Juli 2020.

Kemudian, untuk tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia yang dilakukan tersangka RR, pelaku melakukan tindak pidana tersebut dengan cara mencekik korban hingga tidak bernapas.

Sementara itu, untuk tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur tersangka RT dalam melakukan aksinya ia mencekoki korban menggunakan obat batuk cair sebanyak 15 sachet.

“Lalu tersangka menyetubuhi korban dab datang tersangka DA setelah melihat perbuatan RT, tersangka DA mengancam korban akan melaporkan ke orangtuanya lalu ia menyetubuhi korban,” tuturnya.

Ada pun beberapa barang bukti yang diamankan dari 3 perkara tersebut yakni selembar STNK dan BPKB sepeda motor kawasaki Nopol
Z 4956 CJ.

Diamankan juga 1 buah jam tangan merk seven friday, 1 unit sepeda motor Yamaha Lexi Nopol Z 6935 CW dan 1 buah soket kunci kontak.

“Untuk barang bukti tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia atau tindak pidana pembunuhan, kita amankanbaju kaos warna putih, celana jeans pendek warna biru dan 1 buah botol plastik air mineral.

“Sementara itu untuk tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, kita mengamankan barang bukti 1 potong baju kaos lengan pendek warna hitam bertuliskan “fuck you very much”, 1 potong celana panjang kulot warna abu dan 1 potong bra warna ungu,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka RR di terapkan pasal berlapis diantaranya Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76c Undang Undang Republik Indonesia no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan/atau denda paling banyak 3 miliar.

Kemudian, Pasal 338 KUH Pidana, ancaman hukuman 15 tahun penjara dan Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana, ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Untuk kasus curanmor, tersangka FA alias adit diterapkan pasal 362 KUH Pidana ancaman hukuman penjara selama 5 tahun dan Tersangka C Pasal 363 ayat 1 ke 5 KUH Pidana, ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

“Untuk tersangka RT dan DA pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) Undang Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang Undang no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua tas Undang Undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Sementara, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara minimal 5 tahun penjara,” ujar Indra. (Azis Abd)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com