IMG_20200829_121400:

CCAI Donasikan 20 Unit Tempat Sampah ke Pemdes Cihanjuang dan Sukadana

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Sampah selalu menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat secara global.

Termasuk menjadi persoalan yang juga dihadapi warga di Kabupaten Sumedang dengan jumlah penduduk sebanyak 1.148.198 jiwa.

Diperkirakan per satu orang di Kabupaten Sumedang menghasilkan sampah kurang lebih 0,4 Kg/hari/orang.

Mendukung pengelolaan sampah dari sumbernya, yakni dari lingkungan warga dan perumahan warga, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) yang pabriknya terletak di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Sumedang, mendonasikan total 20 unit tempat sampah terpilah untuk Pemerintahan Desa Cihanjuang dan Desa Sukadana.

Bantuan diserahkan oleh Abdurrahman Tsani Wijaya, OHS Manager CCAI.

Menurut Kepala Desa Cihanjuang Yuyus Yusuf, pemberian tempat sampah terpilah dari CCAI ini sesuai dengan kebutuhan warga Desa Cihanjuang untuk lebih menyadari kebersihan lingkungan dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya.

“Apresiasi kepada CCAI yang selalu mendukung kegiatan warga sekitar pabrik CCAI di daerah Kabupaten Sumedang terkait dengan pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Untuk Desa Cihanjuang, kata dia, penempatan sampah terpilah ini akan dialokasikan ke 5 RW dan 5 Posyandu masing-masing di RW 07, 08, 09, 10, 15, tempat peribadatan masjid di Dusun Cijaringao dan masjid di Dusun Cicabe serta SDN Bunter 1 dan SDN Bunter 3, Desa Cihanjuang.

Sedangkan untuk Desa Sukadana, dialokasikan ke Kantor Desa Sukadana dan 5 masjid jami di Desa Sukadana, yakni Masjid Jami Ar Rohmah, Masjid Jami Al Abror, Masjid Jami Al Mansuryah, Masjid Jami Al Munawaroh dan Masjid Jami Al Alawiyah.

Denny Wahyudi, Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia mengatakan bahwa CCAI berupaya untuk mendukung kegiatan lingkungan warga dengan mendonasikan tempat sampah terpilah yang bisa dipilah dari sumbernya.

“Tempat sampah terpilah yang diberikan oleh CCAI memiliki 3 sistem untuk sampah organik seperti sisa makanan dan bahan-bahan organic, tisu dan cacahan kertas untuk sampah yang tidak dapat didaur ulang seperti kantong plastik, styrofoam, popok, plastik pembungkus untuk sampah yang dapat didaur ulang seperti koran, kertas, karton, botol plastik, tutup botol plastik, kaleng aerosol,” ujarnya. (Ziz)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Keluhan Forum Komunikasi Pariwisata Sumedang Direspon Bupati

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di PT. Kahatex

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Operasi Yustisi, Personil Gabungan Masih Temukan Warga Langgar Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kebijakan Ganjil Genap, Cara Humanis Batasi Mobilitas Masyarakat

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Polres Sumedang Sisir Pengendara Tak Bermasker

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

KPID Award Digelar 2 November 2021 Secara Virtual

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Dugaan Pelanggaran Pemenuhan Hak Pekerja Saat Pandemi, Pemkot Sidak Perusahaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Gubernur Berikan ‘Kadeudeuh’ untuk Kafilah MTQ Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri Sebut Bantu Percepatan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS