IMG-20200904-WA0259:

ASITA Sumedang, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasition The Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumedang, menyatakan siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menuju Kabupaten Pariwisata.

Hal itu disampaikan Sekretaris Panitia Muscab ke-1 ASITA Sumedang, Rauf Nuryama kepada wartawan di Sumedang, Sabtu (5/9/2020).

Rauf mengatakan, ASITA merupakan asosiasi perusahaan perjalanan wisata Indonesia yang didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971.

Kemudian, ASITA tingkat nasional berkedudukan di Jakarta.

ASITA sendiri memiliki 31 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya terdapat di Jawa Barat (Jabar).

“Sesuai amanah AD/ART ASITA bahwa mulai dari DPP, DPD dan DPC semuanya terhubung dengan garis organisasi yang mekanismenya sudah diatur,” ucapny.

Sehingga, untuk membentuk DPC ASITA ditingkat Kota/Kabupaten harus sudah memiliki enam perusahaan anggota yang telah terdaftar, bahkan memiliki Nomor Induk Anggota (NIA) sertifikat beserta lampiran Surat Keterangan (SK) dari Ketua Umum DPP ASITA.

Namun demikian, hingga bulan Agustus 2020 lalu, keanggotaan ASITA di Sumedang baru ada dua perusahaan.

Sehingga untuk pembentukan DPC diperlukan kebijakan khusus.

“Bahkan, Ketua DPD akan mengeluarkan SK khusus bagi calon anggota yang mendaftar dalam rangka percepatan pembentukan DPC ASITA Sumedang,” ujarnya.

Ketua DPD Asita Jabar, sudah menerbitkan SK No 152/SK/DPD-KT/IX/2020 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Panitia Musyawarah Cabang Kabupaten Sumedang.

Tak hanya itu, menurut Rauf, keberadaan pelaku usaha tour and travel yang terorganisir menjadi sebuah kebutuhan tidak terpisahkan untuk dapat berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata lainnya.

Kegiatan Muscab ke-1 DPC ASITA Sumedang akan digelar pada Rabu 9 September 2020, bertempat di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Sumedang dengan agenda tunggal yaitu Pemilihan Ketua DPC ASITA dan Pengurus periode tahun 2020-2025.

“Tentunya, kami berharap ASITA Sumedang sebagai organisasi yang independen, bagian dari ekosistem Pariwisata di Sumedang terlebih, dapat menjadi bagian pentahelix dalam pembangunan pariwisata Sumedang.

Apabila telah terpilih Ketua dan terbentuk Pengurus ASITA DPC Sumedang, diharapkan ada sinergitas antara para pelaku usaha Tour and Travel di Sumedang.

Bahkan bisa meningkatkan kesejahteraan anggota dan tumbuhnya perekonomian Sumedang.

“Kegiatan Muscab ASITA nanti bisa dikatakan sebagai bentuk ikhtiar dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 untuk lebih mempersiapkan diri saat menghadapi New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), termasuk ketika keadaan Normal sudah diberlakukan oleh Pemerintah,” pungkas Rauf. (Opah)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com