IMG-20200908-WA0068:

Ribuan Calon Praja IPDN, Lakukan Tes Kesehatan

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pudokkes) Mabes Polri melaksanakan Tes Kesehatan Tahap I bagi peserta calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Selasa (08/09/2020).

Pelaksanaan tes sendiri dilaksanakan selama 2 hari terhitung sejak tanggal 8-9 September 2020.

Pelaksanan tes, mengacu kepada Nota Kesepahaman antara Mendagri dengan Kapolri No. 119/4349/SJ dan No. NK/23/VII/2020.

Tentang, Pengembangan Sumber Daya Manusia di Lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Adapun lokasi pelaksanaan tes ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara/Biddokkes Polda masing-masing provinsi asal pendaftaran.

Peserta yang akan mengikuti Tes Kesehatan Tahap I berjumlah 3.022 orang, nantinya peserta tes ini akan memperebutkan 2.400 kuota yang merupakan jumlah kuota peserta yang lulus Tes Kesehatan Tahap I.

Formasi kuota lulus Tes Kesehatan Tahap I diperoleh dari hasil perhitungan 2 dikali kouta calon praja (2 x 1.200 orang), sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 892.1-827 Tahun 2020 tentang Kebutuhan Calon Praja pada Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2020.

Materi Tes Kesehatan Tahap I mencangkup pemeriksaan anamnesis, fisik, telinga, hidung, tenggorokan, nadi, tekanan darah, tinggi badan, berat badan, komposisi tubuh, mata, gigi dan mulut. Hasil Tes Kesehatan Tahap I dijadwalkan akan diumumkan setelah pelaksanaan rapat pleno yakni pada tanggal 11 September 2020 melalui portal resmi SPCP IPDN.

Setelah melalui Tes Kesehatan Tahap I, para peserta yang telah dinyatakan lulus tes harus bersiap-siap menghadapi tes selanjutnya yakni Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran.

Tes ini dilaksanakan oleh Ass. SDM Mabes Polri yang dijadwalkan pada tanggal 15 s.d 16 September 2020 di Polda masing-masing provinsi asal pendaftaran. Seluruh rangkaian Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran mengacu kepada MoU antara Mendagri dengan Kapolri No. 119/4349/SJ dan No. NK/23/VII/2020.

“Setelah selesai pelaksanaan tes SKD, masih ada rangkaian tes selanjutnya yang harus dilalui oleh para peserta calon praja, seperti Tes Kesehatan Tahap I yang sekarang sedang dalam pelaksanaan, lalu akan ada Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran dan yang terakhir yakni pelaksanaan Pantukhir. Pada pelaksanaan Pantukhir ini para peserta akan kembali melakukan serangkaian tes yang dimulai dengan Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan. Jadi, selain aspek kognitif para peserta juga harus mempersiapkan fisik dan mental sebaik mungkin karena rangkaian tes SPCP ini masih Panjang, tetap semangat dan lakukanlah yang terbaik karena proses tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Rektor IPDN, Dr. Hadi Prabowo, M.M. (Opah)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini yang Harus Dilakukan Pengelola Tempat Wisata di Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Disparbudpora Sumedang Komitmen Jaga Kelestarian Seni Budaya Wayang Golek

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com