IMG_20200924_193201:

HIPMI Kab. Bandung Gelar Sarasehan Paslon Bupati/Wakil Bupati

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Kabupaten Bandung ikut berpartisipasi meramaikan pesta demokrasi dengan nenggelar ‘Sarasehan Pasangan Calon Kandidat Bupati Kabupaten Bandung’.

Acara tersebut, akan diselenggarakan pada Sabtu 26 September 2020 pukul 18.00 sampai 22.00 WIB.

Rencananya, akan menampilkan ketiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung.

Bahkan, acara tersebut akan disiarkan secara online yang tujuannya agar dapat disaksikan warga Kabupaten Bandung.

“Ini acara rutin HIPMI Kabupaten Bandung sejak 10 tahun yang lalu saat menjelang pilkada,” kata Dani Gusnadi, S.E, M.M, yang juga Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Bandung, Kamis (24/9/2020).

Sebagai mitra strategis pemerintah, kata dia, HIPMI Kabupaten Bandung pun mengundang para pasangan calon untuk mendengarkan secara langsung Visi Misi mereka.

Khususnya, terkait bidang ekonomi dan kewirausahaan. Hal ini kami lakukan agar kelak dapat secara langsung bersinergi dengan siapapun pasangan calon yang terpilih.

Dikatakan, 10 Tahun yang lalu mengundang ke 6 Paslon dan mendengar secara langsung strateginya tentang pengembangan ekonomi Kabupaten Bandung.

“Menginagat saat ini ditengah pandemi Covid-19 dan memasuki era digital, maka kami juga berinisiatif untuk menyiarkan pemaparan para paslon secara langsung. Agar, strategi mereka dapat didengar masyarakat Kab. Bandung secara langsung,” paparnya.

Selain menyiarkan acara ini secara langsung, HIPMI Kabupaten Bandung pun mengundang para ketua organisasi, himpunan dan asosiasi pengusaha-pengusaha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“Totalnya ada 35 tamu undangan yang akan hadir dari berbagai organisasi, himpunan dan asosiasi pengusaha dari berbagai bidang usaha yang ada di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Ia mengumpulkan para pengusaha agar dapat mendengarkan secara langsung rencana para pasangan calon.

Sementara, Bendahara Umum BPC HIPMI Kabupaten Bandung, yang juga merupakan ketua Panitia Penyelenggara Acara Sarasehan Kandidat Paslon Bupati Kabupaten Bandung, Neneng Kartika berharap sinergitas antara pengusaha dengan pemerintah lebih optimal.

Khususnya, setelah ada kandidat terpilih yang akan memimpin Kabupaten Bandung.

“Kami mengundang panelis dari BKPM, Bapenas, staff ahli kementrian, serta tokoh masyarakat dan pengusaha senior di Kabupaten Bandung,” katanya.

Bahkan, mengundang BKPM, Bapenas dan jajaran Kementerian.

“HIPMI Kabupaten Bandung meluncurkan Investment Center. Itu, sebagai bentuk partisipasi HIPMI dalam menggerakan roda ekonomi Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung.” pungkasnya. (Abah Lumintang)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini yang Harus Dilakukan Pengelola Tempat Wisata di Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Disparbudpora Sumedang Komitmen Jaga Kelestarian Seni Budaya Wayang Golek

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com