IMG-20200714-WA0125:

Kongres Budaya Daerah, Wabup: Diselaraskan dengan Perda SPBS

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Menjelang pelaksanaan Kongres Budaya Daerah, Ketua Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) Moh. Arisandi Bahrum beserta jajaran sowan ke Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, Rabu (21/10/2020).

Pertemuan tersebut untuk meminta petunjuk dan arahan dari Wakil Bupati terkait persiapan Kongres Budaya Daerah Kedua yang akan digelar 27 Oktober 2020 di Pendopo IPP dengan agenda utama pemilihan pengurus DKS yang baru.

Arisandi mengatakan, dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2020 tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS), DKS harus segera melaksanakan amanat Perda tersebut.

Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, lanjutnya, DKS menyikapinya secara arif dan bijaksana dalam setiap kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Persiapan kongres sudah sangat matang sesuai amanat Perda dan AD/ART. Kali ini lebih pada kehati-hatian dua variabel, yaitu Gugus Tugas Covid-19 dan Perda. Jangan sampai produk yang kita hasilkan illegitamate,” ujarnya.

Dikatakan Arisandi, peserta kongres terdiri dari beberapa stakeholder budaya mulai dari unsur pemerintahan sampai kelompok seniman dan budayawan (sanggar dan paguyuban) yang memiliki hak untuk memilih pengurus.

Namun demikian, peserta kongres akan disesuaikan dengan anjuran protokol kesehatan sehingga jumlahnya dibatasi hanya beberapa utusannya saja.

“Jumlahnya itu tidak ideal dengan kondisi penanganan Corona. Oleh karena itu, kita mencari jalan keluar dengan memperhatikan aturan yang ada, tetapi tetap menghasilkan hasil yang refresentatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan dalam arahannya menyampaikan agar pelaksanaan kongres tersebut bisa diselaraskan dengan Perda SPBS dan meminta segera menyusun Perbup terkait kepengurusan DKS.

Ia pun mengharapkan melalui Kongres Budaya Daerah, keberadaan DKS dapat lebih dirasakan oleh masyarakat Sumedang dan karyanya pun nyata.

“Masukannya sangat kami harapkan, terutama dalam menata kebudayaan yang ada di Kabupaten Sumedang, baik itu segi bangunan maupun seni budayanya,” pungkasnya. (Egy)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com