IMG-20201104-WA0105:

Penyebaran Covid-19, Dua Pabrik di Majalengka Jadi Klaster Baru

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Dua pabrik di Kabupaten Majalengka menjadi lokasi penyebaran virus corona, setelah diketahui ada karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Majalengka H Alimudin mengemukakan, saat ini terdapat dua pabrik di Majalengka yang karyawannya dinyatakan positif Covid-19. Namun, kasus klaster pabrik tersebut sudah cukup lama dan baru diketahui belakangan ini.

“Kemarin itu ada 8 orang karyawan di dua pabrik berbeda yang positif Covid-19. Dengan adanya fakta tersebut, besar kemungkinan akan terjadi kluster baru di pabrik, karena di sana ada kerumunan ,”papar Ali, Rabu (4/11/2020).

Namun demikian, lanjut dia, Pemkab Majalengka telah lakukan upaya penanganan yang ditangani oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan dengan melibatkan puskesmas setempat.

“Sekarang kita lakukan peningkatan pengawasan dari sisi operasional harian pabrik-pabrik yang ada di Majalengka,” ujarnya.

Ali pun mengimbau agar pengawasan penerapan protokol kesehatan di pabrik untuk diperketat. Menurutnya tak hanya menerapkan protokol kesehatan, tetapi juga lakukan protokol tersebut dengan benar.

“Misalnya cuci tangannya asal, pakai maskernya tidak benar, misalnya tempat makan karyawannya tidak dikurangi kapasitasnya. Jadi buka masker, makan sambil ngobrol,”katanya.

Sementara sejumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Majalengka setiap pekannya terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kini Pemkab Majalengka tengah fokus untuk merawat pasien Covid-19.

Sekda Majalengka H Eman Suherman menambahkan, kemunculan klaster Covid-19 di pabrik salah satunya lantaran lambannya penanganan penyebaran virus corona.

“Salah satu kelemahan dari perusahaan ketika ada awal kejadian mereka terkadang tidak proaktif melapor kepada kita,” katanya.

Dia menambahkan, klaster pabrik muncul ketika satu kasus yang coba ditangani secara mandiri oleh perusahaan tidak terkendali akibat transmisi kontak antar pekerja.

“Padahal kita sudah sampaikan di banyak kesempatan ketika ada yang terpapar Covid-19 segera lapor kepada kita,” pintanya.

Menurut dia, kasus Covid-19 perlu ditangani secara menyeluruh. Jika di satu perusahaan penanganannya sudah maksimal, belum tentu pemantauan lebih luas lagi dapat dijangkau. (azizan)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com