IMG-20210114-WA0197:

Rektor IPDN Serahkan Bantuan untuk Terdampak Longsor di Sumedang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Sumedang, Kamis (14/01/2021) Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) didampingi jajaran pimpinan lainnya terjun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.

Selain menemui korban bencana longsor di tempat pengungsian, kehadiran Rektor IPDN sekaligus untuk menyerahkan bantuan IPDN KEMENDAGRI kepada korban yang terdampak bencana longsor tersebut.

IPDN KEMENDAGRI memberikan bantuan berupa sembako seperti beras, mie instan, susu, air mineral dan makanan ringan, obat-obatan, vitamin, APD, handsanitizer, masker, sarung tangan, handuk, selimut, pakaian anak serta perlengkapan mandi. Total bantuan yang diberikan yakni senilai 290 juta rupiah.

“Kami (IPDN KEMENDAGRI) turut berduka atas musibah longsor yang menimpa warga di Kecamatan Cimanggung ini, semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan kekuatan,” tutur Rektor IPDN.

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana longsor ini diserahkan di Posko Penanggulangan Bencana Alam Cimanggung yang berlokasi di SMAN 1 Cimanggung dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumedang beserta unsur Forkopimda.

“Semoga bantuan ini setidaknya dapat meringankan bagi warga yang terkena musibah serta semoga musibah ini dapat cepat berakhir dan teratasi. Wilayah yang terkena longsor semoga segera dapat ditata kembali, baik oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang beserta jajaran terkait maupun pemerintah pusat. Hal ini agar penduduk yang ada disini dapat hidup lebih nyaman, bentuknya bisa berupa relokasi ataupun pembangunan,” kata Rektor.

Tak hanya menyambangi korban bencana di posko penanggulangan bencana, Rektor beserta jajaran juga mengunjungi Puskesmas setempat untuk menanyakan kelengkapan fasilitas dan apa saja yang masih diperlukan oleh Puskesmas.

“Kami juga akan meminjamkan 2 unit mobil ambulance yang ada di IPDN untuk membantu mobilitas tim kesehatan di Puskesmas Sawah Dadap Cimanggung dalam menangani korban bencana ini,” ujar Rektor IPDN.

Selain Puskesmas, rombongan IPDN juga melihat secara langsung kondisi dan situasi terkini di TKP bencana longsor serta kelayakan dapur umum yang ada di lokasi bencana.

Hingga hari ini jumlah korban bencana longsor yang meninggal dunia sebanyak 24 orang dan masih ada 16 orang yang belum ditemukan karena tertimbun tanah longsor sedangkan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 36 orang. (Azis Aspol)***

 

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Pesantren Daarul Quran Islami Miftahul Hasanah Gelar Wisuda Khotmil Quran Angkatan ke III

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang Ajak Anggota Korpri Tingkatkan Kontribusi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com