IMG-20210115-WA0161:

PKS Sumedang Berikan Bantuan untuk Keluarga Korban Longsor di Cimanggung

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Sumedang memberikan santuan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat tanah longsor di Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Jumat (15/1/2021).

Kegiatan kemanusiaan tersebut, dipimpin langsung Bendahara DPD PKS Sumedang, dr. H. Iwan Nugraha.

Ikut mendampingi, para kader dan relawan tanggap bencana dari PKS.

Terpantau, mereka datang langsung ke setiap rumah dari 24 korban meninggal dunia akibat longsor itu.

“Hari ini, kita datang langsung ke rumah keluarga korban yang meninggal dunia, totalnya ada 24 korban. Kita bagi dalam dua tim dalam pemberian santunan ini,” ucapnya.

dr. Iwan yang juga anggota Dewan Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Sumedang 5 meliputi Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor mengatakan, setiap satu keluarga korban menerima santunan sebesar Rp 1.000.000 dan dua paket sembako.

“Tidak banyak yang bisa kami berikan, mudah-mudahan sedikitnya bisa meringankan keluarga korban. PKS mengucapkan berbela sungkawa atas meninggalnya keluarga korban, mudah-mudahan almarhum/ah diberikan tempat terbaik di sisi Alloh SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.

dIa menyampaikan permohonan maaf, karena baru hari ini PKS dapat menyambangi setiap keluarga korban longsor.

Mengingat, sejak terjadinya longsor, pihaknya ikut terlibat dalam evakuasi di lokasi bencana alam yang terjadi pada akhir pekan lalu itu.

“Kami meminta maaf, baru hari ini bisa datang, karena sebelumnya kami fokus di lapangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saliyem yang merupakan ibunda dari korban longsor bernama Beni yang tinggal di Perum SBG Cimanggung, mengaku senang atas kedatangan dan kepedulian dari para kader PKS Sumedang.

Meski dirinya masih dalam suasana duka, Saliyem mengucapkan rasa terima kasih atas bantaun yang telah diberikan.

“Terima kasih banyak ya pak,” ucapnya.

Ketua DPD PKS Sumedang, Yana Flandriana mengatakan, sumbangan yang diberikan kepada para keluarga korban longsor merupakan bagian dari donasi para Kader PKS yang ada.

“Alhamdulillah, kendati jumlah santunan per KK-nya tidak begitu besar, tapi minimal, semoga mampu meringankan beban yang dialami akibat ditinggalkan oleh anggota keluarga tercinta,” kata Yana.

Ia bersyukur, meski dalam situasi pandemi Covid-19 di tanah air, termasuk di Sumedang yang belum mereda hingga berimbas kepada semua sektor termasuk ekonomi, namun semangat dalam berinfaq terutama dari kader kader PKS, tidak berkurang.

“Kami juga meyakini, secara umum masyarakat kita pun memiliki kepedulian akan berinfaq yang sama dan mereka salurkan ke lembaga lainnya. Semoga dengan sinergi ini, mampu mempercepat pemulihan pasca bencana yang dialami oleh para korban atau keluarga korban,” ujarnya. ***

Laporan: Enceng Syarif

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Daftar Perizinan Secara Online, Ini Penjelasan DPMPTSP Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini yang Harus Dilakukan Pengelola Tempat Wisata di Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Irjen Pol Teddy Minahasa: HDCI Dukung Pemerintah, Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Diklatsar Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0610 Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ridwan Kamil Ingin Masjid Gunakan Kencleng dan Dakwah Digital

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Porkab Garut 2021, Tarogong Kidul Kembali Juara Umum

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com