IMG-20210128-WA0066:

Sumedang Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit dari KASN

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mendapatkan apresiasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) atas keberhasilannya menerapkan sistem merit dalam manajemen ASN Tahun 2020 dengan predikat “Baik”.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri didampingi Ketua KASN Agus Pramusinto di Birawa Asembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta, 28 Januari 2021 dan diterima oleh Sekretaris Daerah Herman Suryatman.

Acara bertajuk Anugerah Meritrokrasi tersebut dihadiri juga secara virtual oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

“Alhamdulillah Kabupaten Sumedang mendapatkan Anugerah Meritokrasi Tahun 2020 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan meraih Indeks Sistem Merit 301,5,” ujar Sekda Herman Suryatman setelah menerima piagam penghargaan.

Dengan hasil tersebut, lanjut Sekda, Kabupaten Sumedang menempati peringkat ke-4 tingkat nasional untuk kategori Kabupaten/Kota dan urutan pertama untuk kategori Kabupaten.

“Penilaian mempertimbangkan delapan aspek manajemen ASN, yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, serta sistem informasi,” tuturnya.

Berdasarkan UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN, Sistem Merit sendiri adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan.

Ketua KASN Agus Pramusinto mengatakan, penilaian diberikan kepada 184 instansi pemerintah baik di pusat dan daerah sejak 2018 hingga akhir 2020.

Penilaian Sistem Merit menggambarkan kondisi nyata pengelolaan sumber daya manusia (SDM) atau ASN berkualitas yang dimiliki instansi pemerintah. di pusat dan daerah.

“Dari 184 instansi pemerintah tersebut, 57 diantaranya tercatat mendapatkan kategori ‘Baik’ dan 24 instansi memperoleh kategori ‘Sangat Baik’,” katanya.

Dikatakan, pengelolaan manajemen SDM ASN berdasarkan sistem merit akan mengurangi intervensi politik dalam pengisian jabatan.

“ASN akan terlindungi karirnya dari politisasi dan kebijakan yang bertentangan dengan sistem merit, seperti nepotisme dan primodialisme,” ujarnya.***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Wapres Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Rektor IPDN: Wisudawan Agar Mampu Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

PPKM Darurat Level 4, Polisi Cek Pasar Tradisional

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ribuan ASN Pemkot Bandung Pengajian, Minta Kemudahan Layani Publik Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Regional

ASN Pemkot Bandung, Salurkan Ribuan Paket Sembako

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri Sebut Bantu Percepatan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Denda Pelanggaran PPKM Darurat di Garut Lebih dari 100 Juta

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

KAHMI Jabar-ACT Berbagi Saat Pandemi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Gubernur Bagikan Bantuan kepada Warga Terdampak PPKM, di Kab. Bogor dan Cianjur

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN