IMG-20210316-WA0209:

Unpad Jalin Kerjasama dengan Pemkab Sumedang

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melakukan kesepakatan dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung untuk bekerja sama mencakup bidang pendidikan, penelitian, pembangunan, dan kemasyarakatan serta program pendampingan bidang pertanian.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam naskah perjanjian kerja sama yang ditandatangani kedua belah pihak di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang, Selasa (16/3/2021).

Selain itu, dilaksanakan pula perjanjian kerja sama Pelatihan Pengelolaan Kearsipan bagi Tenaga Arsiparis di Lingkup SKPD se-Kabupaten Sumedang.

Dekan Fakultas Pertanian Unpad Dr. Ir. Meddy Rachmadi, MP mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan bahagia karena pihaknya diperkenankan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sehingga memperoleh kesempatan untuk mengabdikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Rasa bahagia dan syukur kami dalam rangka mengabdikan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kami bisa memperoleh jalan untuk menyampaikan dan memberikannya kepada Pemda Sumedang,” ujarnya.

Dikatakan Meddy, pihaknya juga ikut mengapresiasi upaya Pemda Sumedang yang telah melibatkan Unpad yang notabene berada di Sumedang
untuk ikut membangun dan berkontribusi bagi Sumedang.

“Kami sangat mengapresiasi dan ini merupakan penghargaan bagi kami. Secara domisili Unpad berada di Sumedang. Mudah-mudahan keberadaan kami ini bisa memberikan sesuatu yang berguna untuk Pemda,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengatakan, saat ini pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumedang dihadapkan pada ‘triple disruption’ yang begitu terasa dimana untuk menghadapinya dibutuhkan strategi yang tidak biasa pula.

“Kuncinya ada dua yaitu inovasi dan kolaborasi.
Kami mencoba sesuatu yang berbeda di sektor pertanian dan sektor arsip. Kita jangan tanggung. Making change and making history. Ini harus dibuktikan hasilnya. Untuk itu, pergerakannya harus ‘nendang’ tidak bisa dengan inovasi biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Sekda, alasan Pemda menghadirkan Perguruan tinggi Unpad karena memiliki pendekatan saintifik yang jika dikombinasikan dengan pendekatan empirik bisa memberikan solusi jangka pendek dan jangka panjang.

“Tidak hanya ‘teunggeul deukeut, goler hoe’, tetapi juga ‘teunggeul jauh’ atau ‘long term’ juga kami raih. Jadi di samping ‘handling the present’ dalam waktu yang sama juga ‘preparing the future’,” kata Sekda.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian, Dekan Fakultas Peternakan Unpad, para Wakil Dekan, Ketua Sekolah Pasca Sarjana Pertanian, Kepala Kantor Arsip Unpad, Kelompok Tani Sukadana Cimanggung, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang dan Kepala Bagian Kerja Sama Setda.***

Laporan: Hambali

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com