IMG-20210424-WA0092:

RK: KAMMI Tak Boleh Jadi Mahasiswa Medioker

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) selain menguasai Alquran juga bahasa dan dunia digital, guna berkompetisi di era global. Kader tak boleh jadi mahasiswa biasa saja tapi harus istimewa yang dapat membawa perubahan di mana pun berada.

Demikian dikatakan Ridwan Kamil saat menjadi _keynote speaker_ KAMMI Scholarship Festival secara daring dari Kota Bandung, Sabtu (24/4/2021). Gubernur mengambil tema “Peran Pemuda Membangun Bangsa Melalui Wawasan Global.”

Menurut Gubernur, dunia saat ini apalagi setelah COVID-19 akan semakin kompetitif dengan berbagai adaptasi kebiasaan barunya. “Kader KAMMI tidak boleh jadi mahasiswa medioker. Anda harus excellent, harus mumtaz, harus juara,” ujarnya.

Selain bahasa Arab yang diperlukan memahami Alquran dan hadits, kader KAMMI juga wajib menguasai bahasa Inggris dan dunia digital. “Dan tentunya tambahan-tambahan leadership serta penguasaan lain,” tambahnya.

Sebagai calon pemimpin bangsa, setidaknya ada tiga prinsip yang harus diresapi sejak saat ini, yakni ibadah, dakwah, dan kebermanfaatan.

Menjadi pemimpin, menurutnya, adalah amanah yang harus diawali dengan niat beribadah. Sehingga, ketika berkuasa apa yang dilakukan senantiasa berada dalam koridor dakwah. Dengan begitu, kebijakan yang keluar dapat membawa manfaat bagi semua orang.

“Saya berdakwah dengan Islam melalui kekuasaan. Dakwah terhebat itu melalui kekuasaan. Dengan satu surat keputusan saya bisa memberhentikan kemudharatan, dengan satu perintah bisa memajukan dakwah Islam,” sebutnya.

Dalam dua tahun sebagai Gubernur bersama Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, Pemda Provinsi Jawa Barat punya program Satu Desa Satu Penghapal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah dari 5.300 desa selama dua tahun ada 3.000 desa. Sekarang sudah punya penghapal Al-Qur’an,” tutupnya.

Kapol.id Grup

 

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Usia Dibawah 12 Tahun, Sekarang Bisa Naik Kereta Api

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Panglima Santri: Ada Tiga Fokus Bantuan untuk Pesantren Sesuai Perda

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Polres Sumedang Tangkap Dua Pelaku Curanmor

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Vaksinasi, Kodim Sumedang Datangi Sasaran Hingga Pedesaan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi Warga Binaannya

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Usia Dibawah 12 Tahun, Sekarang Bisa Naik Kereta Api

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Panglima Santri: Ada Tiga Fokus Bantuan untuk Pesantren Sesuai Perda

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com