IMG-20210430-WA0099:

Tenaga Pendidik, Guru dan Dosen Al Ma’soem Divaksin, Cegah Penularan Covid-19

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19, sebanyak 265 guru, dosen, ustaz, tenaga pendidik di Yayasan Al Ma’soem Bandung melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dome Kampus Al Ma’soem Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat 30 April 2021.

Vaksinasi Covid-19 tersebut, kerjasama antara Yayasan Al Ma’soem Bandung dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini, sebagai persiapan belajar tatap muka yang akan dilaksanakan pada Juli 2021 mendatang,” ucap
Direktur Yayasan Pendidikan Al Ma’soem Bandung Drs. Asep Sujana, M.M.

Ia mengatakan, berdasarkan pengumuman Menteri Kesehatan, pelaksanaan vaksinasi harus beres sampai Mei 2021.

“Alhamdulillah, Al Ma’soem kebagian waktu untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi dalam satu waktu hari ini diikuti 265 orang, yang terdiri dari guru, dosen dan tenaga pendidik. Termasuk staf juga ada,” katanya.

Dikatakan, melalui vaksinasi Covid-19 tersebut maka disaat tatap muka kegiatan belajar mengajar, semua sudah aman dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Menurut dia, kegaitan belajar tatap muka dakukan terbatas, yajni khusus untuk SMA Al Ma’soem dulu.

“Satu kelas yang biasanya diisi 32 siswa dilayani setengahnya dengan waktu pembelajaran setengahnya dari biasanya atau dibagi dua shif,” ujarnya.

Asep mengatakan, kegiatan belajar tatap muka itu untuk menghindari kejenuhan para siswa dengan belajar melalui daring.

“Dengan adanya rencana belajar tatap muka itu, harapan kami semua siap. Pembelajaran tatap muka secara maksimal bisa tercapai,” ujarnya.

Ia mengakui jika pembelajaran dengan secara online atau daring, ada kelemahannya.

“Pembelajaran secara online, materi yang disampaikan para guru atau dosen kepada para siswa dan mahasiswa diterima oleh mereka tidak secara utuh,” ucap dia.

Khususnya, pada pembinaan karakter ada kendala dan jika transfer ilmu tak ada masalah.

Sementara, Humas Al Ma’soem Asep Halim mengatakan bahwa sebagian tenaga pendidik, seperti kepala sekolah dan pengelola yayasan sudah mendapat suntik vaksin di bulan Maret lalu, sudah tahap 1 dan 2.

Kemudian, kegiatan vaksinasi hari ini untuk guru TK, SD, SMP, SMA, Ustadz dan Dosen Al Ma’soem akan dilaksanakan di Dome Kampus Al Ma’soem.

Ia berharap setelah dilaksanakan ikhtiar vaksinasi ini terhadap tenaga pendidik ini rampung, nanti awal tahun ajaran baru Juli 2021 kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan secara tatap muka.

Mengutip informasi dari petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang bahwa pelaksanaan vaksinasi tersebut sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. ***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com