IMG-20210406-WA0161:

Pemkab Sumedang Ikuti Pelaksanaan Verifikasi Lapangan APE 2021

TERBIT: REPORTER: EDITOR:

Radio Trimekar FM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mengikuti pelaksanaan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2021 secara virtual di Aula Tampomas Setda Kabupaten Sumedang, Senin (29/3/2021).

Acara dibuka Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Deputi Bidang Kesetaraan Gender pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Muhammad Ihsan, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, para Kepala OPD, Camat, lurah dan kepala Desa.

Asdep Perumusan Kebijakan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Muhammad Ihsan mengatakan, penyampaian data dan informasi perkembangan PUG ini adalah landasan untuk melakukan langkah strategis dalam mengakselerasi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, verifikasi ini juga merupakan sebagai dasar pertimbangan dalam menominasikan Kabupaten Sumedang sebagai calon penerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memverifikasi dan melihat lebih dalam data dan informasi tentang pelaksanaan PUG di Sumedang berdasarkan isian formulir evaluasi yang kami terima. Harapannya, tim dapat memperoleh data dan informasi lengkap, komperhensif dan obyektif ,” ujarnya

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, kebijakan PUG di Sumedang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 11 tahun 2018 tentang Pengarus Utamaan Gender dan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2018 tentang pedoman PUG dalam pembangunan Daerah.

Dalam pelaksanaannya, kata Wabup, Kabupaten Sumedang telah dua kali mendapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) diantaranya masuk dalam kategori pratama (pemula) pada tahun 2016 dan kategori madya (pengembang) tahun 2018.

“Kami berupaya melaksanakan strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan sehingga tercapai kondisi kesejahteraan yang adil dan merata tanpa memilah-milah gender,” ujarnya.

Dikatakan Wabup, disamping strategi tersebut, pihak pemda bersama lintas sektor dan kolaborasi pentahelix terus berupaya meningkatkan status APE. Melalui upaya ini, diharapkan Sumedang mendapat raihan penghargaan APE melebihi capaian sebelumnya.

“Kami terus berupaya meningkatkan status raihan APE bersama lintas sektor dan unsur terkait melalui kokaborasi pentahelix, harapannya agar Sumedang mendapatkan peningkatan prestasi Anugerah Parahita Ekapraya dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” tuturnya.

Adapun program unggulan kabupaten Sumedang yang mendukung terhadap pembangunan pengarus utamaan gender, diantaranya :
1. Pelembagaan Pengarus Utamaan Gender (PPRG);
2.SEKOPER CINTA (Sekolah Perempuan Mencapai Impian dan Cita-cita);
3. P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera)
4. Pembentukan KELANA (Kecamatan Layak Anak) dan DEKELA (Desa/Kelurahan Layak Anak),
5. MOTEKAR (Motivator Ketahanan Keluarga); dan
6. FAST (Forum Anak Sumedang Tandang).

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kodim Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com