IMG_20210711_105106:

Sekda Herman: Ketersediaan Oksigen di Puskesmas, Aman

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Radio Trimekar FM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman memastikan bahwa saat ini Puskesmas khususnya Puskesmas dengan tempat perawatan (DTP) bisa difungsikan sebagai tempat untuk menangani Covid-19.

Menurut Herman, dari 35 Puskesmas yang ada di Sumedang, sedikitnya ada 17 Puskesmas DTP yang telah difungsikan untuk gejala sedang.

“Jadi saat ini untuk menjaga pasien non Covid maka sekarang di sekat-sekat, kami telah support dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dari sisi anggarannya. Saya sudah cek ke Wado dan Jatinangor itu sudah disekat untuk meminimalisir penularan. Bahkan sebelum BTT II turun, puskesmas sudah inisiatif dari hasil iuran karena memang sangat mendesak,” kata Herman saat melakukan agenda Jumpa Pers di Pendopo IPP Setda.

Kendati demikian ditegaskan Herman, ketersediaan oksigen di Puskesmas dipastikan aman karena sudah di drop dari Dinas Kesehatan.

“Jadi kami di Puskesmas tidak kekurangan oksigen. Kalaupun ada keluhan itu lebih ke manajemen. Kemudian obat-obatan, sarana prasarana untuk sekat antara pasien Covid dengan pasien umum,” ujarnya.

Herman menyebutkan, saat ini untuk melakukan treatment kepada pasien Covid-19 ada metode telemedicine.

Pertama via telepon, WhatsApp, kedua home visit, dan ketiga dirawat di Puskesmas (termasuk puskesmas yang non DTP).

Adapun soal keluhan masyarakat berkaitan dengan keterlambatan layanan PSC 119, dapat dipastikan karena kondisinya Darurat dan membutuhkan koordinasi yang baik dengan Rumah Titirah dan RSUD

Pasalnya saat ada laporan Covid, tentunya tidak bisa ditindaklanjuti langsung. Namun harus konsultasi dengan dokter di RSUD.

“Kemarin sepakat untuk mekanisme PSC 119 prosedur kita pangkas. Jadi sekarang di PSC ada tiga dokter dan langsung ngambil keputusan alias tidak perlu lagi konsultasi ke RSUD. Karena dokter yang menangani Covid di RSUD sudah mendelegasikan ke PSC 119 sehingga sekarang bisa langsung aksi, apakah kategorinya ringan, sedang atau berat,” ujarnya. ***

Laporan: Heny Haerani
Editor: Azis Abdullah

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com