IMG_20210722_223731:

Tekan Penyebaran Covid-19, Wisata Alam Cipacet Tutup Sementara

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Radio Trimekar FM – Wisata alam Cipacet di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumedang.

Sebelum pandemi, wisata alam yang belum lama dioperasikan itu, terpantau menjadi tujuan wisata idaman para wisatawan lokal di Jawa Barat.

Beralasan, karena disana para pengunjung dimanjakan dengan suguhan keindahan alam yang alami dan tampak merasa nyaman.

Wisata alam Cipacet kini ditutup sementara akibat menekan penyebaran corona.

Disana terdapat beberapa spot seperti objek selfie, rumah hobit, rumah pohon, permadani, plyng fox, kolam renang dengan tiket terusan.

“Harga tiket masuk dengan sistem terusan, kami anggap cukup terjangkau yakni hanya Rp 10 tibu,” ujar pengelola Wisata Alam Cipacet, Syahid Nur Ali, Rabu 21 Juli 2021.

Alhamdulillah, dulu sebelum ada wabah pandemi Covid-19 pengunjung pun mulai ramai berdatangan.

“Disini pengunjung bisa menggelar acara makan-makan atau menikmati keindahan alam,” katanya menyebutkan kini tutup sementara karena corona dan PPKM.

Menurutnya, wisata alam Cipacet sudah lama dikenal dan kini mulai dikembangkan atas kerja sama warga sekitar hutan dengan Perhutani.

“Wisata alam Cipacet memakan lahan seluas enam hektare dan luasan itu sesuai dengan perjanjian kerjasama dengan Perhutani,” ucapnya.

Yang jelas, kata dia, kini masih dalam penataan dan sedang membangun beberapa titik spot atau wahana.

“Menuju wisata alam Cipacet, bisa menggunakan angkutan pedesaan jurusan Genteng-Tanjungsari dengan jarak tempuh sekira belasan menit dari alun-alun Tanjungsari atau sekitar 7 Km,” ucapnya.

Namun, dulu biasanya pengunjung yang datang pada hari libur, sebelumnya berjalan kaki atau jalan sehat sembari menikmati keasrian alam wilayah Sukasari.

“Cukup berkesan, setelah kita mintai pendapat para pengunjung. Hanya saja, akses jalan ke wilayah Desa Genteng yang memang perlu ada perbaikan, tampaknya itu yang dikeluhkan pendatang,” ujarnya. (Azis Abdullah)***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Kapolres Lakukan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Polres Sumedang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Herman Habibullah: Kemandirian dan Keramat Pesantren Harus Dijaga

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Jabatan Danramil Tanjungkerta Diserahterimakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Cimalaka Dipantau Polisi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Alumni Akabri 1989 Berbagi Sembako, Lakukan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Satgas Anti Rentenir Terima 7.321 Aduan, Sebagian Soal Pinjaman Online

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Garut Naik ke Level 3, Vaksinasi Digelorakan

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Uu Terapkan Program Pesantren Sehat Santri Berseri

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil Melepas Kafilah STQH Jabar

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

HJKB 211 ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com