IMG-20210804-WA0087:

KPID Award Digelar 2 November 2021 Secara Virtual

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Kesempatan Bagi Konten Kreator

Radio Trimekar FM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar segera menggelar KPID Award 2021.

KPID Award ke-14 puncaknya akan digelar 2 November 2021 secara virtual.

Ketua KPID Jabar Adiana Slamet menyebutkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, KPID Award digelar dengan dua alasan penting.

“Pertama memberi apresiasi atas kinerja lembaga penyiaran dalam menyajikan berbagai program kepada masyarakat. Kedua, memotivasi lembaga penyiaran untuk terus membuat program dan isi siaran yang sehat dan positif,” katanya dalam jumpa pers virtual yang disiarkan melalui akun Youtube KPID Jabar, Rabu (4/8/2021).

Selain itu, KPID juga memiliki kewajiban yang diamanatkan undang-undang dan harapan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yaitu terus mendorong lembaga penyiaran menyajikan program-program siaran yang juara lahir batin.

“Seperti yang diharapkan Pak Gubernur, agar KPID mendorong lembaga penyiaran di Jabar membuat program-program yang positif dan mendukung Jabar juara lahir batin,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia KPID Ward ke-14 tahun 2021 Sudama Adiwikarta menjelaskan, secara keseluruhan KPID Award 2021 tidak jauh berbeda dengan KPID Awar tahun-tahun sebelumnya, selain tahun ini digelar secara virtual.

“Secara umum sama dengan tahun sebelumnya, hanya yang membedakan tahun ini digelar secara virtua karena masih di masa pandemi,” jelasnya.

Adapun kategori program yang akan dinilai yakni, berita, hiburan, keluarga, dokumenter, _live time achievment_, dan kepala daerah peduli penyiaran, ditambah beberapa kategori yang baru dilaksanakan pada KPID Award 2021

Yang baru itu adalah kategori penyiar favorit, konten kreator dan pasanggiri insan penyiaran, di mana masyarakat ikut serta dalam KPID Award ini sebagai peserta dengan membuat konten video berita atau talkshow.

“Bagi siswa SMA/SMK dan mahasiswa, pendaftarannya mulai 10 Aguatus hingga 1 September 2021″ tambah Sudama.

Sudama juga menjelaskan setiap lembaga penyiaran boleh mengirimkan atau ikut serta dalam semua kategori, namun di setiap kategorinya hanya boleh mengirimkan satu karya.

“Jadi semua kategori bisa diikuti, namun hanya satu karya dalam setiap kategori. Semua karya harus sudah ditayangkan di lembaga penyiaran masing-masing dari 1 Desember 2020 hingga 20 September 2021, paling lambat pengiriman tanggal 1 Oktober 2021,” jelasnya.

Malam puncak penganugerahan KPID Award akan disiarkan langsung oleh Inspira TV dan rencananya juga oleh beberapa media TV lokal dan nasional serta radio. Adapaun tema dari KPID Award 2021 adalah ‘Jabar Ngabret Digital 2022’. ***

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Musran PKB Jatinangor, Kejar Target Menang Pemilu 2024

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Serbuan Gebyar Vaksin Tahap I Kodim Sumedang di Pesantren

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

IPDN Kemendagri Lakukan Gebyar Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Puskesmas Situ Targetkan Percepatan Vaksinasi

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Bhayangkari Polres Sumedang Jadi Vaksinator Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Regional

Komisi II: Kelompok Ternak di Jabar Masih Kurang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Pangdam Tinjau Serbuan Vaksin di Pangandaran

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Ridwan Kamil: Tidak Ada Saya, Kalau Tidak Ada HMI

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Masyarakat Kota Bandung yang Tervaksin Capai 69 Persen

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Sehari, Pangdam Targetkan 35 Ribu Vaksinasi di Jabar dan Banten

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com