IMG-20210914-WA0013:

Komisi II: Kelompok Ternak di Jabar Masih Kurang

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Radio Trimekar FM – Meskipun masih dalam kondisi pandemi, Balai Pembibitan Ternak Domba dan Kambing di Desa Margawati, Kabupaten Garut tetap konsisten, hal itu menarik Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat untuk meninjau langsung ke lokasi.

Anggota Komisi II Faizal Farid Hafan mengapresiasi kinerja Balai tersebut yang tetap menunjukkan hasil konsisten dalam hal pembibitan serta pengembangan untuk menjaga domba asli Garut.

“Pertama kita mengapresiasi bahwa mereka memiliki kinerja yang bagus artinya tetap konsisten untuk kaitan dengan masalah pembibitan dan juga menjaga domba asli garut dan mengembang biakan dan penyaluran kepada masyarakat,” ucap Faizal di Kabupaten Garut, Senin, (13/9/2021).

Faizal menyebut, meskipun dimasa pandemi yang notabennya pendapatan yang menurun, Balai ini tetap memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan target bahkan diatas 400 juta dan itu stabil dalam tiga tahun terkahir.

“Bahwa ketahanan pangan memang terbukti kegiatan usaha atau kegiatan dinas yang tetap konsisten meskipun di masa pandemi , yang dimana pendapatan orang-orang menurun, tetapi untuk UPTD disini konsisten dengan memberikan kontribusi PAD diatas 400 juta, jadi seama 3 tahun terakhir tidak ada masalah,” jelasnya.

Namun demikian, Faizal menyoroti permasalahan pemberdayaan dan pemanfaatan hasil bibit domba kepada kelompok ternak yang dirasa kurang, dimana kondisinya baru ada 12 kelompok ternak di sembilan Kabupaten/Kota, sedangkan Jawa Barat ini mempunyai 27 Kabupaten/ Kota.

“Kita melihat ada permasalahan dalam hal pemberdayaan ataupun pemanfaatan hasil bibit domba ke masyarakat dirasa kurang di tahaun 2021 ini hanya 12 kelompok ternak di 9 Kabupaten Kota, padahal kita punya 27 Kabupaten Kota se Jawa Barat, kita minta untuk ditingkatkan pada konteks jumlah yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ucap Faizal.

Pihaknya juga berharap, kedepannya 27 Kabupaten Kota di Jawa Barat dapat terdistribusi bantuan bibit hewan kepada para kelompok ternak yang akan mendorong masukan PAD dari Balai untuk penambahan anggaran

“Harapan kita supaya minimal 27 kabupaten kota ini terisiyang ketiga masalh anggaran balai ini minta penambahan terutama untuk pakan konsentrat agar kebutuhan gizi bagi hewan ternak dapat terpenuhi, diminta sekitar 190 juta dan mereka menginginkan ada anggaran khusus untuk pakan hewan, dan dibutuhkan anggran 6 Miliar untuk memenuhi semua kebutuhan hewan ternak,” pungkasnya. ***

 

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com