IMG-20211011-WA0097:

Ini Nomor Urut Calon Kades Wado

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Dayat: sekarang tahapan pengundian dan penetapan nomor calon kades

Radio Trimekar FM –
Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan digelar pada 27 Oktober 2021 mendatang, Pemerintah Desa/Kec. Wado Kabupaten Sumedang menggelar pengundian dan penetapan nomor calon kepala desa.

Panitia Pilkades Desa Wado Bagian Administrasi, Dayat S.Pd menjelaskan, sekarang rangkaian kegiatan pengundian nomor urut calon kades.

“Setelah itu, baru pengambilan dan penentuan nomor urut. Jadi ada dua kali pengambilan nomor urut. Sehingga, nanti menghasilkan undian nomor yang benar-benar sah,” kata Dayat.

Jumlah calon kepala desa di Desa Wado ada 5 orang.

Diantaranya, nomor urut 1 Yayat Sudaryat, 2 Atang Sutisna, 3 Rakhmat E.S, 4 Aep Sukmayana dan nomor 5 Warsa Muharam.

“Ada lima kandidat yang akan berkompetisi di Pilkades Wado,” ujarnya.

Tahapan pilkades yang pertama adalah pembentukan panitia.

Setelah itu mengambil tupoksi masing-masing kemudian menetukan bakal calon seleksi calon pilkades.

“Alhamdulillah yang lolos seleksi ada lima calon dan dilanjutkan pengolahan data daftar pemilih sementara,” ucapnya.

Kemudian sekarang dilakukan pengundian nomor urut dan dilanjutkan pada 13 Oktober 2021 akan ditetapkan daftar pemilih tetap kemudian dilakukan percetakan surat suara.

“Kampanye akan dibatasi selama 3 hari dan kami imbau kepada para calon agar tidak kampanye secara terbuka. Tetapi, menggunakan media sosial,” katanya.

Selanjutnya dilakukan pelantikan KPPS dan pemberian alat perlengkapan TPS.

Sehingga pada hari H tanggal 27 Oktober masyarakat berbondong-bondong ke TPS memilih sesuai pilihannya masing-masing.

Diharapkan, menghasilkan pemimpin Desa Wado yang amanah.

“Untuk tahapan Pilkades tahun ini kami dengan ketat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Petugas KPPS divaksin dulu, harapannya tidak terjadi cluster pandemi berikutnya,” ujar dia.

Kemudian, pemilih juga harus menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker saat ke TPS.

Selanjutnya melakukan pendaftaran dan terlebih dahulu semua dicek suhu tubuhnya.

Sehingga para pemilih datang ke TPS itu tetap nyaman dan sesuai aturan protokol kesehatan.

“Panitia menyediakan alat pelindun diri (APD), agar pencoblosan bisa aman dari penyebaran Covid-19.
Untuk DPT, ada 4.479 yang tersebar di 11 TPS. Di Wado Girang ada 6 TPS, Maleber 4 TPS dan Kampung Baru ada 2 TPS,” ujarnya.

Ada enam desa di Kec. Wado yang mengikuti Pilkades serentak. Diantaranya Desa Wado , Desa Cikareo Utara, Desa Cikareo Selatan, Desa Cilengkrang , Desa Sukajadi dan Desa Cimungkal.

Ia berharap pilkades serentak pada 27 Oktober nanti berjalan lancar dan aman.

“Semoga pilkades menghasilkan pemimpin yang berani, jujur, amanah serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. ***

Laporan: Heny Haerani

 

Sumber Berita: Radio Trimekar 93,9 MHz
Berita Terbaru

Polres Sumedang Tangkap Pengedar Sabu

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kapolres Tekankan Warga Terapkan Prokes dalam Pilkades Serentak

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ini Cara Babinsa Wargaluyu Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Cegah Covid-19

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Regional

Atalia: Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19, Kasus Naik dan Turun

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Kadiskominfo: Garut Belum Aman Covid-19, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Wagub Jabar: PTM di Pangandaran Berjalan Baik, Terapkan Prokes

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Ruddy: Awal November, Garut Turun ke Level 2

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: FORKOWAS

Wisata Alam Teras Kahuripan, Nyaman dan Bikin Pengunjung Puas

TERBIT: REPORTER: ADMIN EDITOR: ADMIN

Komentar Terbaru

 Good Jobs untuk Bank Sunedang ditengah diaruosi global menjamurnya lembaga keuangan Fintech , masih bs in the track memenuhi kewajiban nya dan menjaga performa kinerja dg baik. Yg bikin bingung adalah PT.Kampung Makmur , seperti nya gk ada bisnis kreatif yg muncul sbg terobosan atau lompatan . Yang ada adalah seperti kehilangan fokus bisnis merambah garapan aset2 Pemda yg sdh diurus elemen lain. Bingung juga mengapresiasi bisnis plan ny dg 9 core tsb . Seolah olah sdh serakah dg gagasan yg semu tdk ada cire bisnis yg fokus jd unggulan."

naya sunarya
naya****rya22@gmail.com