Di Akhir Jabatan Gubernur Ridwan Kamil Raih Penghargaan dari KPID Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan sebagai Gubernur Insiator Pasagi atau Pengawasan Media Digital dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat di Asia Plaza Sumedang, Kabupaten Sumedang. Kamis (31/8/2023).
Humas Jabar/Radio Trimekar 93,9 MHz
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan sebagai Gubernur Insiator Pasagi atau Pengawasan Media Digital dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat di Asia Plaza Sumedang, Kabupaten Sumedang. Kamis (31/8/2023).

SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan sebagai Gubernur Insiator Pasagi atau Pengawasan Media Digital dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat di Asia Plaza Sumedang, Kabupaten Sumedang. Kamis (31/8/2023).

Penghargaan pada Malam Anugerah Penyiaran 2023 KPID Jawa Barat menggenapkan jumlah penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi 554. Sebelumnya selama 5 tahun terakhir, sebut Ridwan Kamil, pihaknya telah menerima 553 penghargaan.

Ratusan penghargaan yang diterima Jawa Barat ini disebutnya sebagai sesuatu yang luar biasa untuk kemajuan pembangunan di Jawa Barat termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi ini menandakan 553 cerita, dari mulai biasa saja sampai luar biasa, dari semrawut menjadi tertib, dari manual menjadi digital, dari tidak ada hingga ada,” ujar Ridwan Kamil disela sambutan.

“Saya sebutkan beberapa saja. Provinsi kita ekonominya terbanyak di Pulau Jawa lebih tinggi dari rata-rata nasional. Artinya orang Jawa Barat ke mana-mana bergerak ekonominya, jual beli investasi dan lain sebagainya,” kata Ridwan Kamil.

Kemudian hari ini, kata Gubernur, penghargaan bertambah menjadi 554 penghargaan melalui inovasi Pasagi. Penghargaan yang diberikan adalah tentang penyiaran kondusivitas luar biasa.

“Makanya indeks kondusivitas kita tinggi 87,5. Artinya tidak banyak penyiaran-penyiaran yang menggangu nalar-nalar dan akal sehat masyarakat. Berita hoaks juga kita tangkal dengan banyak inisiatif, termasuk ada cyber hoax-nya,” imbuhnya.

Gubernur mengapresiasi KPID Jawa Barat menyelenggarakan event anugerah karena Jabar memang terkenal sebagai provinsi terbanyak lembaga penyiarannya.

Selain memberi apresiasi, pada Malam Anugerah Penyiaran juga dilakukan penandatanganan pembentukan Gugus Tugas Pemilu 2024 Damai dan Antihoaks oleh KPU Jabar, KPID Jabar, dan Bawaslu Jabar.

Kemudian pembacaan Deklarasi Damai dan Antihoaks Pemilu 2024 oleh Ketua KPID Provinsi Jabar, serta penyerahan simbolis mobil bandros kepada penyiar disabilitas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *